
AGAM – Tingginya intentitas curah hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Agam dan sekitarnya, Minggu (30/9), mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan jalan terban di Kecamatan Tanjung Mutiara.
Berdasarkan data yang dihimpun padangmedia.com dari Pusdalops BPBD setempat, adapun bencana jalan terban tersebut terjadi di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara.
“Jalan itu penghubung antara Cacang Randah dengan Jorong Bukit Malintang. Jalan terban sepanjang 20 sampai 25 meter,” kata Tim Pusdalops, Lukman Syahputra.
Jalan terban terjadi akibat bergabungnya dua anak sungai, yakni anak Air Durian Dadiah dan anak Air Balai Baiak, sehingga meluapnya anak Air Kerinci serta penyempitan pada Irigasi (Batang anak Air Kerinci).
Sementara itu, banjir terjadi di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, sepanjang 20 Meter dengan ketinggian 20 – 25 cm. Lalu, di Jorong Sungai Nibung, Nagari Tiku Selatan, banjir merendam jalan sepanjang 300 meter dengan ketinggian 30 – 60 cm. Akibatnya, air merendam rumah milik Sabarina (59) dan peron sawit milik Men (50).
Di Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, banjir merendam 2 unit rumah milik Syahrial (42) dan Fadil (35). “Penyebab banjir di jorong Gasan Kaciak akibat meluapnya Batang Aia Ambai Tiyuang, Batang Aia Lakok Uak dan Batang Aia Lakuak Sana,” jelas Lukman.
Untuk kondisi banjir yang merendam rumah warga, sudah mengalami penyusutan. Upaya yang dilakukan Satgas BPBD Agam bersama Dinas Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran, Pemerintah Kecamatan dan Nagari turun langsung untuk meninjau lokasi kejadian. (fajar)






