Jalan Penghubung Sitanang - Bawan Nyaris Hancur
  • Home
  • Agam
  • Jalan Penghubung Sitanang – Bawan Nyaris Hancur

Jalan Penghubung Sitanang – Bawan Nyaris Hancur

Jalan rusak di Nagari Sitanang - Nagaro Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.
Jalan rusak di Nagari Sitanang – Nagaro Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.

AGAM – Jalan kabupaten yang menghubungkan Nagari Sitanang – Nagaro Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam kini dalam kondisi nyaris hancur total. Pantauan padangmedia.com, jalan dengan panjang sekitar 4.500 meter itu, sebagiannya diaspal dengan konstruksi lapisan penetrasi (lapen) dan sisanya diaspal hot mix. Setiap hari jalan tersebut dimanfaatkan warga untuk berbagai kepentingan, seperti mengangkut hasil tani dan kebun, dan sebagai jalan pendidikan.

Di kawasan itu terdapat ratusan hektar kebun sawit dan sawah warga. Makanya, keberadaan jalan aspal itu sangat membantu warga, terutama untuk meningkatkan perekonomian mereka dan sebagai jalan bagi para pelajar SMP  dan SMA menuju sekolah mereka.

Masyarakat sekitar tidak menyalahkan siapa-siapa. Menurut mereka, jalan rusak karena dipakai. Setiap hari badan jalan dilindas truk dan kendaraan angkutan lainnya, demi kepentingan warga.

“Jalan rusak karena dipakai, itu lumrah. Namun, kami harapkan hanya perbaikan jalan tersebut, sebelum keburu hancur total,” kata pemuka setempat, A. Dt. Batuah, dan Ketua Bamus Sitanang, Djalius Djalin St. Marajo kepada padangmedia.com belum lama ini.

Di samping badan jalan, kondisi jembatan kayu yang membentang di atas Batang Sitanang Kaciak, tepatnya di Labuah Baru, Jorong Simpang Ampek Sitanang, kondisinya juga sudah mengkhawatirkan. Lantai dan bantalan rel jembatannya sudah lapuk.

“Dengan banyaknya hasil pertanian dan perkebunan rakyat yang perlu diangkut melintasi jembatan kayu itu, kami berharap agar jembatan tersebut dibangun permanen,” harapnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply