
PADANG – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan pelestarian budaya harus digalakkan dan didokumentasikan dengan baik.
“Kita telah upayakan melakukan pendokumentasian pakaian tradisional, jurus silat, tarian, kuliner, pantun, dan benda-benda sejarah lainnya di Sumbar, ” ujar Irwan Prayitno dalam kegiatan Singkronisasi Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) di Padang, Rabu, (21/11).
Mendokumentasikan kebudayaan daerah, imbuhnya, tidak hanya sebagai upaya pelestarian semata, melainkan juga bisa dimanfaatkan untuk potensi ekonomi masyarakat setempat.
Irwan menceritakan saat Anwar bin Ibrahim ketika datang ke Sumbar beberapa waktu lalu menyerahkan buku pantun-pantun Minangkabau tempo dulu yang diperoleh dari Belanda.
“Pasti banyak data dan benda-benda sejarah kita yang berada di Belanda. Ini nantinya juga harus kita data ke Belanda,” ungkapnya. (peb)






