PADANGMEDIA.COM – Pada Pemilu 2019, empat politisi perempuan dari Sumatera Barat berhasil melenggang ke Senayan. Lolosnya empat politisi perempuan tersebut cukup menggembirakan karena pada periode sebelumnya, hanya ada dua orang politisi perempuan dari Sumbar yang berhasil ke DPR dan DPD, yakni Betty Pasadigoe dan Emma Yohana.
Dari empat politisi perempuan tersebut, tiga di antaranya merupakan wajah baru di DPR dan DPD. Sementara, satu politisi yang sudah senior, Emma Yohana, malah mengukir sejarah dengan memperoleh suara yang paling tinggi dibanding tiga calon anggota DPD RI terpilih lainnya.
Berikut adalah wajah empat politisi perempuan asal Sumbar yang akan melenggang ke Senayan periode 2019-2024:
- Emma Yohana.

Lahir di Pasaman, Sumatera Barat pada 22 Januari 1955 (64 tahun), Emma sudah cukup lama berkecimpung di dunia politik. Emma pernah mencalonkan diri sebagai calon walikota Padang berpasangan dengan Wahyu Iramana Putra (2014-2019). Sebelum terjun ke dunia politik, ia adalah seorang pengusaha dan sudah lama aktif di Kaukus Perempuan Politik Indonesia Sumbar serta organisasi kemasyarakatan lainnya.
Kiprahnya di tingkat nasional dimulai saat ia mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI periode 2009-2014. Saat itu, ia sukses menjadi pengumpul suara terbanyak nomor 2 setelah Irman Gusman untuk Dapil Sumbar. Selanjutnya, pada periode 2014-2019, ia kembali terpilih menjadi anggota DPD RI dengan suara terbanyak kedua.
Pada Pemilu 2019, untuk ketiga kalinya istri dari H. Hariadi Be itu terpilih sebagai anggota DPD RI. Bahkan, perolehan suaranya sangat fantastis mencapai 531.234 suara, jauh di atas perolehan suara calon anggota DPD RI terpilih di bawahnya, Muslim M.Yatim dengan 279.739 suara. Media nasional banyak menulis perolehan suara Emma jauh melampaui perolehan suara capres-cawapres, Jokowi – Ma’ruf Amin di Sumbar.
Sarjana Muda Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang tahun 1977 itu memiliki Yayasan Pendidikan TK SD Citra Al-Madina dan juga menjabat di sejumlah organisasi masyarakat seperti Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sumatera Barat, Wakil Ketua Forum Anak Usia Dini Sumbar, Presidium KAHMI Sumbar, Wakil Ketua HWK Sumbar dan lain-lain.
- Athari Gauti

Athari Gauti merupakan anak dari mantan anggota DPR RI tiga periode, Epyardi Asda. Perempuan kelahiran Padang, 15 April 1992 (27 tahun) itu pada Pemilu tahun 2014 juga pernah mancalon dari Dapil Sumbar I. Namun, saat itu, Athari maju dari Partai PPP. Sementara, pada Pemilu 2019, alumni Universitas Binus Jakarta itu maju dari Partai Amanat Nasional.
Perolehan suara Athari cukup signifikan di Dapil Sumbar I. Ia memperoleh suara nomor dua terbanyak di bawah Andre Rosiade yang memperoleh 133.994 suara. Sementara Athari memperoleh 82.982 suara.
Di partai, Athari menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum DPP PAN. Sedangkan di karier, Athari memimpin perusahaan yang berkecimplung di industri penyediaan jasa transportasi ekspor dan impor.
Motivasi maju sebagai anggota DPR, Athari Gauthi Ardi menyebutkan, bahwa ia concern pada program-program mengatasi masalah-masalah bersentuhan langsung kepada masyarakat. Lewat perjuangan di lembaga wakil rakyat, ia yakin bisa berbuat lebih banyak buat daerah Sumatera Barat, khususnya Dapil I (Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kota Sawah Lunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar).
- Nevi Zuairina.

Hj Nevi Zuairina merupakan perempuan kelahiran Jakarta,20 Desember 1965 (54 tahun). Istri dari Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno itu dalam posisinya sebagai Ketua PKK Sumbar dan Ketua Dekranasda Sumbar, sangat aktif turun ke masyarakat.
Hasilnya, sebagai caleg DPR RI dari PKS, ia mampu meraup 52.141 suara di Dapil Sumbar II. Selain terkait peran perempuan, Nevi banyak bermain di isu pendidikan.
Ibu 10 anak itu termotivasi untuk maju sebagai calon anggota DPR RI dari Sumbar karena ingin meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen.
Selain menjabat sebagai Ketua PKK dan Ketua Dekranasda Sumbar, Nevi juga menjabat sejumlah jabatan lainnya. Di antaranya, ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Sumbar, Ketua Forum PAUD Provinsi Sumatra Barat, Ketua P2TP2A Sumbar, ketua Forikan Sumbar, Ketua Forum Silaturahmi Majelis Ta’lim Sumbar, dan Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Provinsi Sumatra Barat.
- Lisda Hendrajoni.

Mantan pramugari Garuda ini berhasil membuat kejutan di Pemilu 2019. Di Dapil Sumbar I, calon anggota DPR RI dari Partai Nasdem nomor urut 3 itu berhasil mengumpulkan 37.326 suara. Lisda menyingkirkan petahana Endre Sjaifoel dan sejumlah nama beken lain, seperti mantan walikota Solok Syamsu Rahim dan mantan walikota Padang, Fauzi Bahar.
Lisda merupakan istri Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. Lisda diketahui sebelumnya memang rajin turun ke masyarakat. Sebagai Ketua Dekranasda Pesisir Selatan, perempuan kelahiran 1975 itu rajin mempromosikan produk lokal Pessel di luar daerah, terutama Batik Tanah Liek Pessel.
Terlepas dari statusnya sebagai istri kepala daerah, yang jelas Lisda memang sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan perikemanusiaan di daerah. Lisda bahkan menerima penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Republik Indonesia tahun 2018 sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat teraktif.
Sejumlah program yang ia gulirkan seperti bantuan bedah rumah lewat gerakan Dunsanak Membantu Dunsanak (DMD), bantuan kaki dan tangan palsu, operasi bibir sumbing, dan membimbing kaum perempuan untuk meningkat kemampuan dan pendapatan keluarga.
Lisda juga dikenal sebagai ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Sumatera Barat yang memiliki sejumlah usaha. Mulai dari usaha kuliner hingga salon kecantikan. (rin)






