'Ingeklah Sabalun Kanai', Film Pendek dengan Pesan Kewaspadaan
  • Home
  • Berita
  • ‘Ingeklah Sabalun Kanai’, Film Pendek dengan Pesan Kewaspadaan

‘Ingeklah Sabalun Kanai’, Film Pendek dengan Pesan Kewaspadaan

Serah terima film pendek ‘Ingeklah Sabalun Kanai’ pada Walikota Padang. (ist)
Serah terima film pendek ‘Ingeklah Sabalun Kanai’ pada Walikota Padang. (ist)

PADANG – Film pendek kini menjadi wadah yang dinilai efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral. Terbaru, satu film pendek membawa pesan bagi warga Kota Padang untuk selalu waspada, dan mematuhi rambu lalu lintas, serta saat melewati jalur perlintasan keretapi. Mengingat masih banyaknya jalur perlintasan keretapi tanpa palang pintu.

Melalui film pendek berjudul ‘Ingeklah Sabalun Kanai’ tersebut, Asrinaldi yang menggarap karya tersebut berhadap semoga kejadian-kejadian yang sering menelan korban tidak terulang lagi.

Film pendek inspiratif tersebut, Senin (28/8) sore dihibahkan kepada Pemerintahan Kota Padang. Penyerahan dilakukan oleh Asrinaldi didampingi tim produksi, Randa dan Muhammad Fadhli, dan diterima oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah di ruang kerjanya.

“Film ini belum kami publikasikan di media sosial atau media internet lainnya. Karena, dari awal sudah diniatkan untuk dihibahkan kepada Pemko Padang. Kami berharap, film ini dipublikasikan oleh Pemko Padang melalui situs resmi dan akun sosial medianya, juga di stasiun televisi lokal yang ada di kota Padang,” kata Asrinaldi, pegiat seni komunikasi visual yang baru saja memperoleh gelar Master dari Insitut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Jurusan Desain Komunikasi Visual.

Acara hibah didahului dengan nonton bareng. Mahyeldi memberi apresiasi pada karya komunikasi visual para generasimuda kota Padang ini.

“Terimakasih atas karya yang dihibahkan pada Pemko Padang ini. Saya akan teruskan ke Bagian Humas Pemko Padang dan juga akan dibahas dengan Dinas Perhubungan Kota Padang,” kata Mahyeldi.

Film pendek inspiratif itu baru saja dipamerkan pada acara Big Exhibition Sambilan Baleh yang berlangsung 19-23 Agustus 2017 lalu, di Galeri Taman Budaya Sumatra Barat.

Asrinaldi juga mengatakan, selain menyampaikan pesan kewaspadaan saat melintasi jalur keretapi, film itu juga memuat pesan kesantunan berbicara, sebagaimana kato nan ampek yang diwariskan oleh leluhur dari Minangkabau. Juga memuat pesan gemar membaca dan giat menabung. “Film ini adalah bentuk dedikasi saya pada kota Padang Tercinta sebagai pegiat seni komunikasi visual,” ujarnya. (M. Fadhli/r)

 

Berita Terkait

Leave a Reply