
PADANG – Kabupaten Agam hari ini (Selasa, 1/9/2020) mencatatkan pertambahan tertinggi dari seluruh kabupaten dan kota yang mengalami pertambahan kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat. Dari 83 orang dinyatakan terkonfirmasi positif, 33 orang berasal dari Agam.
Juru Bicara Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal meng-update perkembangan Covid-19 menyebutkan, dengan penambahan 83 orang, maka total sampai hari ini warga Sumatera Barat telah terinfeksi Covid-19 sudah mencapai 2.239 orang.
“Total sampai hari ini telah 2.239 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19, setelah terjadi penambahan 83 orang hari ini. Pasien yang dinyatakan sembuh hari ini 18 orang, sehingga total yang sudah dinyatakan sembuh bertambah menjadi 1.242 orang,” kata Jasman, Selasa sore.
Sepuluh daerah yang mencatatkan penambahan hari ini diurut berdasarkan jumlah, pertama adalah Kabupaten Agam dengan 33 kasus positif. Disusul Kota Padang dengan 18 orang positif.
Kota Bukittinggi di urutan ketiga dengan penambahan 10 orang positif. Kemudia Kabupaten Padang Pariaman bertambah 9 orang positif. Kota Sawahlunto bertambah 6 orang, Kabupaten Sijunjung 3 orang dan Kota Pariaman, Solok Selatan, Limapuluh Kota serta Kota Payakumbuh masing – masing bertambah 1 orang positif Covid-19.
Jasman memaparkan, 83 orang tambahan kasus positif Covid-19 hari ini ditemukan dari pemeriksaan 2.289 sampel di dua labor di bawah komando dr Andani Eka Putra. Labor Fakultas Kedokteran Unand memeriksa 2.002 sampel dan Labor Veterenir Baso memeriksa 286 sampel.
Total sampai hari ini telah diperiksa sebanyak 119.311 sampel dengan jumlah orang diperiksa 101.981 orang. Positivity Rate (PR) 2,2 persen.
Adapun rincian dari total 2.239 orang yang telah dinyatakan positif tersebut, sebanyak 1.242 orang sudah sembuh atau 55,47 persen. Sementara yang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit tercatat sebanyak 204 orang atau 9.11 persen.
Sebanyak 550 orang atau 24,56 persen menjalani isolasi mandiri. Kemudian, isolasi di daerah sebanyak 31 orang (1,38 persen). Isolasi di BPSDM provinsi sebanyak 61 orang (2,72 persen) dan di PPSDM Kemendagri di Baso sebanyak 95 orang (4,24 persen). Total pasien positif yang meninggal dunia sampai hari ini sebanyak 56 orang (2,50 persen). (Febry)






