
Padangmedia.com – Indosat Ooredoo menandatangani perjanjian jual beli (Sales and Purchase Agreement/SPA) dengan PT. Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) di Jakarta, Senin (14/9/2019).
PT. Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dan PT. Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) merupakan pemenang dari proses tender penjualan 3100 menara telekomunikasi milik Indosat Ooredoo. Mitratel telah memenangkan 2100 menara dan Protelindo telah memenangkan 1000 menara, dengan total transaksi senilai Rp 6,39 Trilliun.
President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al Neama mengatakan, transaksi ini akan memberikan manfaat positif bagi semua pihak.
“Transaksi ini memungkinkan Indosat Ooredoo untuk mempercepat pelaksanaan strategi kami, dan terutama untuk terus meningkatkan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami,” ujar Ahmad.
Ahmad juga menyebutkan, Indosat Ooredoo akan menyewa kembali menara-menara tersebut selama 10 tahun dari masing-masing pembeli bersamaan dengan dilakukannya penyelesaian transaksi.
“Kami telah menempatkan portofolio berkualitas tinggi bersama dua penyedia menara telekomunikasi terkemuka di Indonesia dan akan menyewa kembali dengan persyaratan yang menarik untuk memenuhi kebutuhan pembangunan kami secara berkelanjutan.” kata Ahmad.
Direktur Utama Mitratel, Herlan Wijanarko mengungkapkan, akuisisi 2.100 menara Indosat Ooredoo ini akan memperkuat fundamental bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel secara signifikan, sekaligus sejalan dengan rencana jangka panjang Perseroan
“Kami berkeyakinan bahwa di masa mendatang industri menara masih terus tumbuh seiring dengan berkembangnya teknologi dan layanan seluler,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Direktur Utama & CEO Protelindo, Ferdinandus Aming Santoso mengatakan transaksi ini semakin memperkuat kemitraan strategis jangka panjang dan meningkatkan hubungan bisnis yang produktif dengan Indosat Ooredoo.
“Penambahan 1.000 tower dan kurang lebih 1.850 tenant akan semakin memperkuat posisi kami sebagai penyedia menara telekomunikasi terbesar di Indonesia dengan jumlah tower hampir 20.000 dan jumlah tenant lebih dari 32.000.” sebutnya.
(peb)






