PADANG—Kebakaran yang terjadi di Pasar Satelit Lubuk Buaya,Koto Tanggah,Kota Padang Sumatera Barat,Rabu malam(15/7) sedikitnya mengahunguskan 148 Toko dan 50 Lapak.Dari Insedent tersebut tidak ada korban jiwa dan diperkirakan mengalami kerugian Rp11,5 miliar rupiah.
Ketua Ikappi (Ikatan Pedagang Pasar Indonesia) Padang,Muhammad Yani pada padangmedia.com, Kamis (6/7) menyampaikan seluruh DPC, DPD dan DPP Ikappi turun berduka atas musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Lubuk Buaya.Ia berharap para pedagang yang jadi korban musibah kebakaran ini segera dicarikan solusinya
“Pemerintah harus segera mencarikan solusi berupa tempat penampungan sementara bagi mereka korban kebakaran.Kita sangat prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita para pedagang di Pasar Lubuk Buaya tersebut. Apalagi saat ini dipenghujung hari memasuki Lebaran Idul Fitri. Kalau mereka yang tidak tahan atas kejadian ini, korban bisa stress berat,”katanya.
Sementara Ketua Umum Ikappi Pusat Abdullah Mansuri saat dihubungi melalui telpon selulernya menyampaikan, musibah yang menimpa pedagang merupakan duka yang mendalamdan menjadi pukulan besar bagi para pedagang Pasar Satelit Lubuk Buaya Kota Padang. “Atas nama Ketua Umum Pusat Ikappi dan seluruh pedagang indonesia turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara pedagang kita di Pasar Lubuk Buaya Kota Padang,”katanya.
Abdullah Mansuri meminta Pemko Padang agar menjadikan kasus-kasus kebakaran yang sudah sering terjadi di pasar-pasar Kota Padang dijadikan sebagai evaluasi secara menyeluruh. “Kita melihat ada kelalaian dalam pengelolaan pasar.Jika pengelolaan pasar baik serta pengawasan dan pengecekkan yang baik, seperti instalasi listrik yang harus dibenahi karena telah dimakan masa dan penempatan hidran air di titik-titik rawan pasar,tentu ini bisa meminimalisir kebakaran,”jelasnya.
Ikappi mendesak agar pasar Satelit Lubuk Buaya Padang segera dipulihkan. Pemerintah harus bisa menyiapkan modal dagang bagi para pedagang korban kebakaran. Pemko harus segera mencarikan tempat penampungan bagi mereka tanpa dipunggut bayaran sepersen pun alias gratis.
“Pemko harus segera berkoordinasi dengan pemerintahan Provinsi dan Pusat,untuk mengalokasikan anggaran untuk korban kebakaran. Karena anggrannya itu ada, tinggal bagaimana pemko untuk menjemputnya. Kemudian pemko juga harus menghubungi pihak perbankan untuk menggeluarkan anggaran melalui CSR nya agar bisa membantu permodalan bagi para korban kebakaran di pasar Satelit Lubuk Buaya Kota Padang,” harapnya.
Selain itu, Abdullah Mansuri juga meminta agar pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan,semua hasilnya nanti pihak yang berwenang yang akan menentukannya,apakah ada unsur kesengajaan atau tidak atas kasus ini.
Kemudian juga ditegaskannya, jika terjadi kebakaran pasar sekali lagi di Kota Padang yang menimbulkan kerugian besar seperti kasus kali ini kerugiannya mencapai Rp11,5 miliar,maka Ikappi Pusat akan megeluarkan surat rekomendasi bahwa Kota Padang sebagai pengelola pasar terburuk di Sumatera Barat. “Ini kita tekankan agar kedepan pemko Padang betul-betul melakukan evaluasi secara menyeluruh atas kasus kebakaran yang sudah beberapa kali terjadi,karena ini juga merupakan kepentingan dan hajat hidup orang banyak,”tegasnya.(baim)







