IHSG Kena Trading Halt, Ditutup Melemah 5,35 Persen
  • Home
  • Berita
  • IHSG Kena Trading Halt, Ditutup Melemah 5,35 Persen

IHSG Kena Trading Halt, Ditutup Melemah 5,35 Persen

JAKARTA – IHSG ditutup karena terkena trading halt (penghentian sementara perdagangan) pada Kamis, (19/3). Indeks tertekan 5,35 persen atau 231 poin pada level 4.099 dari sesi pembukaan pada level 4.330. Sebanyak 32 emiten bergerak menguat, 353 emiten melemah dan 78 emiten stagnan.

Seluruh sektor kembali melanjutkan tren pelemahannya. Sektor yang melemah paling dalam adalah konsumer sebesar 6,15 persen menjadi 1.372. Dilanjutkan sektor infrastruktur dan industri dasar masing – masing melemah 5,66 persen menjadi 702 dan 521.

Kemudian sektor manufaktur melemah 5,93 persen menjadi 892 dan keuangan melemah 5,77 persen menjadi 920. Kemudian sektor perkebunan melemah 3,86 persen menjadi 840, aneka industri melemah 5,63 menjadi 722, sektor pertambangan sebesar 3,55 persen menjadi 1.042, properti melemah 3,93 persen menjadi 325 dan perdagangan melemah 3,75 persen menjadi 555.

Saham teraktif yaitu UNVR dengan nilai transaksi Rp46,99 miliar, TOWR Rp33,25 miliar, PURA Rp5,47 miliar, BDMN Rp4,31 miliar dan TINS Rp2,88 miliar. Dari indeks kompas100 emiten yang menjadi menjadi top gainer adalah SSMS (1,92 persen).

Sementara itu emiten yang stagnan nilai sahamnya adalah BOGA, PPRO, MGRO, TOPS, BKSL. Sedangkan emiten dengan penurunan nilai saham terdalam adalah BBCA (-7 persen), MTDL (-7 persen), LPPF (-7 persen), INDF (-7 persen) dan BJBR (-6,99 persen).

Tercatat investor asing dominan menjual saham – saham dengan nilai transaksi penjualan nett Rp433,14 miliar dan volume 1,64 juta lot. Saham yang paling banyak dijual oleh asing adalah BBCA, BBRI, TLKM, BMRI, BBNI Untuk nilai rupiah terhadap dolar AS melemah 1,23 persen atau 187 poin menjadi Rp15.405 per USD.

Demikian, dikutip dari ipotnews, laman informasi Indo Premier yang ditayangkan Kamis (19/3/2020) pukul 12.45 Wib.

Berita Terkait

Leave a Reply