ICOMOS Nilai Kesiapan Sawahlunto jadi Warisan Dunia
  • Home
  • Berita
  • ICOMOS Nilai Kesiapan Sawahlunto jadi Warisan Dunia

ICOMOS Nilai Kesiapan Sawahlunto jadi Warisan Dunia

SAWAHLUNTO – International Council of Monument and Site (ICOMOS) melakukan penilaian terkait kesiapan pengajuan Sawahlunto old Coal Mining Twon menjadi warisan Dunia UNESCO.

Tim Icomos yang dipimpimpin, Sarah Jane, didampingi Kasubdit Warisan Budaya Benda Dunia Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Yunus Arbi, melakukan penilaian terhadap pengajuan Sawahlunto old Coal Mining Twon yang sebelumnya telah menjadi warisan nasional.

“Setelah diajukan Pemerintah Indonesia ke UNESCO sebagai nominasi Warisan Budaya Dunia, maka tim Icomos meninjau langsung beberapa kelayakan yang disesuaikan dengan pengajuan,” sebut Yunus Arbi.

Dia menambahkan, sejak Senin (2/9) lalu, tim penilai telah mensurvei beberapa lokasi yaitu Pelabuhan Emma Haven kini Teluk Bayur sebagai situs muat dan angkut Batubara.

“Serta kawasan penunjang dan inti yang juga menjadi alur transportasi kereta api Kayu Tanam Padang Pariaman, Padang Panjang dan Batu taba Kabupaten Solok yang tak lepas dari warisan old Coal Mining Twon,” jelas Yunus di sela-sela kunjungan, Rabu (5/9).

Sementara untuk Sawahlunto, tim tersebut akan meninjau PLTU Salak, Pompa Air Rantih, Penjara Orang Rantai, Batang Ombilin serta kawasan kota tua.

Kepala Dinas Kebudayaan Peninggalan Sejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto,Hendri Thalib menyatakan setelah tinjauan ini akan dilakukan pemaparan serta evaluasi pada Kamis (6/9) terkait temuan serta penilaian yang akan dipresentasikan Icomos.

“Kalau seluruh catatan dan evaluasi yang disampaikan oleh Icomos dapat dipenuhi, maka selanjutnya akan menjadi bahan kajian serta evaluasi serta dapat menjadi bahan sidang di UNESCO pada 2019 nanti,” pungkasnya. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply