Hujan Lebat, Banjir dan Longsor di Sejumlah Lokasi di Pasbar
  • Home
  • Berita
  • Hujan Lebat, Banjir dan Longsor di Sejumlah Lokasi di Pasbar

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor di Sejumlah Lokasi di Pasbar

Banjir di Pasaman Barat. (fadli)

PASAMAN BARAT – Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Pasaman Barat dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat dalam beberapa hari belakangan ini, membuat beberapa daerah di Pasbar mengalami kebanjiran dan longsor di beberapa titik lokasi.

Puncaknya terjadi pada Kamis (11/10), dimana hujan turun mengguyur Pasbar mulai dari pukul 14.00 sampai malam harinya. Akibatnya, longsor dan banjir terjadi di beberapa kejorongan yang ada di Pasbar.

Hal tersebut membuat arus kendaraan di beberapa ruas jalan lumpuh dan mati total akibat tingginya genangan air, longsor dan banyaknya kayu yang tumbang ke tengah jalan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Try Wahluyo, Jumat (12/10) mengatakan, dalam beberapa hari belakangan ini curah hujan yang melanda Pasbar cukup tinggi, sehingga mengakibatkan terjadinya banjir dan longsor di beberapa kecamatan seperti di Kecamatan Luhak Nan Duo.

Dijelaskan, sejumlah daerah di Kecamatan Luhak Nan Duo yang tergenang air di antaranya Jorong Padang Lawas, Jorong Kapa Utara, Jorong Lubuk Sianok Nagari Kapa, Jambak Jalur 1 dan Rumah Sakit Umum Daerah.

Untuk banjir yang melanda daerah Jambak Jalur I diakibatkan oleh meluapnya air irigasi pala bandar yang tidak bisa menampung debit air sehingga menggenangi rumah masyarakat dengan ketinggian lebih kurang 1 meter.

Selain itu, antara perbatasan Nagari Kapa dan Nagari persiapan Sungai Talang Kecamatan Luhak Nan Dou, air sungai Batang Talang juga meluap dan membuat puluhan rumah penduduk digenangi air.

Sementara, longsor juga terjadi di beberapa titik. Di antaranya, di Rimbo Kejahatan, Kinali, Talu, Kapunduang Kinali, Muaro Kiawai dan robohnya tiang listrik yang membentang jalan di sekitar jembatan panjang yang membuat puluhan kendaraan baik roda empat dan roda enam yang akan melintasi jalan lintas Simpang Empat – Panti tidak bisa melanjutkan perjalanan.

“Untuk evakuasi, kita telah menurunkan tim bersama dengan Palang Merah Indonesia dan Badan SAR untuk membantu para korban banjir dengan peralatan yang dibutuhkan seperti perahu karet untuk mengevakuasi barang- barang para korban,” jelas Try Wahluyo.

Sementara itu, Bupati Pasbar, H. Syahiran mengimbau agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstim saat ini. Terlebih bagi masyarakat yang berdomisili di dekat perbukitan dan yang betdomisili di pinggiran sungai dan laut agar lebih waspada, karena bencana bisa datang kapan saja.

Ia juga menegaskan, kepada seluruh petugas yang ada di lapangan agar segera memberikan data korban banjir dan longsor, agar segera diberikan bantuan. “Untuk bencana banjir, kita telah menyediakan perahu karet dan untuk daerah yang tertimbun  longsor, kita juga telah menyediakan alat berat,” ujarnya..

“Saat ini, petugas kita masih mendata jumlah korban dan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam ini. Hingga saat ini belum ada korban jiwa. Curah hujan hingga saat ini masih tinggi, Kita dari pemerintahan sangat khawatir karena air terus naik. Mudah-mudahan hujan berhenti dan apa yang dikhawatirkan tidak terjadi,” harapnya. (fadli)

Berita Terkait

Leave a Reply