
MENTAWAI – Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Firman (56), asal Katiet Sipora yang berdomisili di Malilimok berhasil ditemukan oleh tim gabungan SAR Mentawai. Korban ditemukan dalam kondisi terapung di perairan Pananggalat dekat Karangbajat, Sabtu (14/10) siang.
Firman sebelumnya dikabarkan hilang setelah dihantam badai pada Kamis, (12/10). Peristiwa bermula saat ia dan istrinya bernama Longok hendak pergi memancing ikan ke daerah Karangbajat Kecamatan Siberut Barat Daya diperkirakan pukul 23.00 WIB. Tiba-tiba perahu yang mereka tumpangi dihantam badai hingga karam. Istri korban berusaha menolong, namun tidak berhasil. Ia kemudian pulang memberitahukan kejadian itu kepada masyarakat di tempat mereka tinggal di Desa Malilimok.
Salah seorang petugas SAR Mentawai, Hendri kepada padangmedia.com, Minggu (15/10) mengatakan, informasi kejadian itu diterima sejak hari Jumat (13/10) sekitar pukul 10.35 WIB dari BPBD Mentawai. Setelah dapat informasi, ia dan rekan-rekan langsung melakukan pencarian pada pukul 14.22 WIB. Karena cuaca kurang bersahabat, pencarian diundur keesokan harinya.
Pencarian pada Sabtu (14/10), dengan memberangkatkan dua armada menuju lokasi pencarian di Karangbajat. Ikut mencari tim gabungan dari SAR Mentawai, BPBD, Pol Airud, Posal Mentawai, dan Crew Kandui Resort.
Pencarian yang kedua kalinya akhirnya membuahkan hasil berkat kerjasama berbagai pihak. Korban langsung dievakuasi menuju Desa Malilimok dan malam itu juga dikebumikan.
Ia menambakan, kalau seandainya dalam dua hari ini belum berhasil melakukan pencarian, ada rencana untuk meminta bantuan kepada Kepala Kantor SAR Padang untuk mengerahkan satu unit kapal KN Yudistira dari Padang. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan korban. (ers)






