
AGAM – Hari pertama puasa ramadhan 1437 Hijriah, suasana di Kota Lubuk Basung, Kabupaten Agam, terlihat lengang dibanding hari sebelumnya. Pantauan padangmedia.com di lapangan, Senin (6/6), arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di pusat kota terlihat sepi dari kendaraan roda empat maupun sepeda motor.
Seperti terlihat di jalan Mohammad Hatta, Padang Baru, Lubuk Basung yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Agam dan Jalan lintas Padang-Bukittinggi. Kondisi itu sepertinya sudah diprediksi oleh para pedagang sehingga banyak toko yang tidak buka pada hari pertama puasa, terutama toko bangunan dan usaha perbengkelan.
Yogi (25), salah seorang warga Lubuk Basung mengatakan, kondisi seperti itu sudah sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya ketika memasuki awal ramadhan.
“Ini karena hari pertama puasa mereka lebih memilih banyak istirahat di rumah berkumpul dengan keluarga,” ungkapnya kepada padangmedia.com.
Faktor lain disebabkan kondisi cuaca di Kota Lubuk Basung yang sangat panas terik. Selain itu, warga dari luar daerah banyak yang pulang ke kampung masing-masing sehingga daerah itu terlihat sepi.
“Paling nanti sore Lubuk Basung kembali ramai. Warga akan keluar untuk mencari dan membeli makanan persiapan berbuka puasa,” katanya.
Sementara itu, pelaksanaan ibadah shalat tarawih dan witir tadi malam berlangsung aman, kondusif dan tertib. Ribuan warga, baik dari kalangan orangtua, remaja dan anak-anak berbondong-bondong mendatangi masjid dan musala untuk mengawali puasa dengan melaksanakan shalat tarawih. (fajar)






