
PAYAKUMBUH; Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Supardi menyampaikan apresiasi kepada para musisi Minang yang telah ikut berkontribusi terhadap pelestarian nilai-nilai budaya daerah. Melalui karya seni, para musisi telah menjadi bagian dari perkembangan kebudayaan Minangkabau sehingga dikenal oleh dunia luar.
Hal itu disampaikan Supardi saat membuka Lomba Penyanyi Minang di Kota Payakumbuh, Selasa (30/5/2023). Menurutnya, para musisi adalah pahlawan karena telah berjasa dalam melestarikan budaya Minangkabau. Lomba tersebut diadakan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat dalam rangka peringatan Hari Musik Nasional tahun 2023.
“Melalui buah karyanya, jasa para musisi tentunya patut dihargai karena telah memperkenalkan Minangkabau kepada dunia luar sekaligus melestarikan kebudayaan,” kata Supardi.
Terkait lomba penyanyi Minang yang diadakan tersebut, Supardi menilai sebagai suatu upaya mempertahankan eksistensi seni musik Ranah Minang sekaligus regenerasi melalui penggalian potensi penyanyi berbakat yang akan menjadi penerus kelestarian seni dan budaya Minang ke depan. Selain itu, semakin banyaknya pagelaran yang diadakan di dalam daerah akan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Sumatera Barat.
“Sumatera Barat saat ini tengah fokus kepada pariwisata, adanya berbagai event akan menjadi nilai tambah dalam menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” ulasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Syaifullah menyebutkan, lomba tersebut memiliki beberapa tujuan. Selain sebagai ajang pencarian bakat, lomba sekaligus untuk memperkuat rasa cinta terhadap produk seni dan budaya daerah.
“Melalui pencarian bakat seperti ini, akan melahirkan generasi penerus yang nantinya akan menjadi pemegang estafet pelestarian seni budaya Minang dan sekaligus untuk memperkuat rasa cinta kepada seni dan budaya daerah,” tandasnya. F






