
PADANG – Hari ini (Rabu, 12/8/2020) dilaporkan terjadi penambahan sebanyak 27 orang positif Covid-19 di Sumatera Barat. Selain itu, sebanyak 11 orang pasien positif dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyampaikan hal itu, Rabu sore. Tambahan tersebut berasal dari Kota Padang, Padang Pariaman, Pasaman Barat dan Kota Bukittinggi.
Dengan demikian, total sampai hari ini warga Sumatera Barat telah terinfeksi Covid-19 sebanyak 1.215 orang. Sedangkan yang sudah sembuh sebanyak 834 orang dan meninggal dunia 36 orang.
Berikut rincian kasus baru positif Covid-19 hari ini:
Kota Padang 21 orang:
- Perempuan 23 tahun, warga Lolong Belanti, status mahasiswi. Diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 51 tahun, warga Berok Nipah, status IRT. Diduga terpapar dari aktivitas. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 30 tahun, warga Berok Nipah, swasta. Diduga terpapar dari aktivitas. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 64 tahun, warga Kampung Pondok, pedagang. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan, warga Lubuk Lintah, ditemukan dari proses pelacakan (tracing), penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 41 tahun, warga Purus, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 37 tahun, warga Parak Laweh, guru. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 68 tahun, warga Simpang Haru, status IRT. Diduga terpapar dari aktivitas, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 24 tahun, warga Pasar Ambacang, mahasiswa. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 52 tahun, warga Pasar Ambacang, perawat. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan warga Pasar Ambacang, proses tracing. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan warga Pasar Ambacang, proses tracing. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan warga Pasar Ambacang, proses tracing. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki warga Pasar Ambacang, proses tracing. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 28 tahun, warga Lubuk Buaya, karyawan swasta. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi msndiri sementara.
-
Perempuan 24 tahun, warga Padang Pasir, karyawati bank. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 38 tahun, warga Balai Gadang, pegawai. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 49 tahun, warga Pasie Nan Tigo, ASN. Terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Bogor tanggal 7 Agustus 2020. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 56 tahun, warga Lubuk Minturun, ASN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 60 tahun, warga Parupuk Tabiang, ASN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 43 tahun, warga Rawang, ASN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Kabupaten Padang Pariaman 3 orang:
- Perempuan 57 tahun, warga Sintuak, IRT. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Perempuan 20 tahun, warga Sintuak, status pelajar. Diduga terpapar dari aktivitas. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Perempuan 46 tahun, warga Sintuak, tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Kabupaten Pasaman Barat 2 orang:
- Laki – laki 63 tahun, warga Sungai Aur, pekerjaan sopir. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Perempuan 23 tahun, warga Sungai Aur, status pelajar. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Kota Bukittinggi 1 orang, perempuan berusia 50 tahun warga Tangah Jua, tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Penanganan isolasi mandiri sementara.
Pasien sembuh sebanyak 11 orang dengan rincian:
- Laki – laki 51 tahun, warga Pampangan Kota Padang, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Laki – laki 32 tahun, warga Pampangan, karyawan furniture. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Perempuan 29 tahun, warga Gunung Sarik, tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan. Pasien Semen Padang Hospital.
Perempuan 40 th, warga Batuang Taba, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Laki – laki 56 tahun, warga Batang Anai, Padang Pariaman, karyawan BUMN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Laki – laki 47 tahun, warga Indarung Kota Padang, karyawan BUMN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Laki – laki 32 tahun, warga Gurun Laweh, karyawan BUMN. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien RSUD Rasidin Padang.
Laki – laki 20 tahun, warga Gunung Sarik, karyawan BUMN. Terinfeksi dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.
Laki – laki 38 tahun, warga Pasar Ambacang, karyawan bank. Terinfeksi dari pekerjaan. Pasien Dinkes Padang.
Perempuan 38 tahun, warga Belimbing, pekerjaan freelance. Diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.
Perempuan 36 tahun, warga Bungus Barat, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.
Meninggal dunia sebanyak 2 orang dengan rincian:
- Laki – laki 53 tahun, warga Lima Kaum, Tanahdatar, status pensiunan. Terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Pekanbaru tanggal 17 Juli 2020. Pasien RSUD Achmad Mochtar.
Laki – laki 43 tahun, warga Alai, Padang, pekerjaan Polri. Diduga terpapar dari pekerjaan. Pasien RSUP Dr. M. Djamil.*
Sumber data: website resmi Pemprov Sumbar






