Hari Disabilitas Internasional Momentum Kepedulian Sesama
  • Home
  • Berita
  • Hari Disabilitas Internasional Momentum Kepedulian Sesama

Hari Disabilitas Internasional Momentum Kepedulian Sesama

SAWAHLUNTO – Peringatan Hari Disabilitas Internasional dikota Sawahlunto mengangkat dan sebagai momentum kepedulian sesama, tak terkecuali bagi penyandang disabilitas.

Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Wakil Walikota Zohirin Sayuti meluapkan apresiasinya terhadap penampilan anak-anak disabilitas kota ini di hall Ombilin Kota Sawahlunto, Sabtu (14/12).

“Luar biasa, ini sangat membuktikan bahwa anak – anak istimewa kita ini mampu tampil luar biasa dan punya bakat yang hebat dan kepercayaan diri serta membuat kita semua sangat salut” ucap Walikota

Dia berharap anak – anak ‘spesial’ di Kota Sawahlunto dan para orang tua mereka tidak perlu khawatir sebab Pemko memberikan dukungan dan perhatian khusus bagi mereka.

“Tak hanya dalam bentuk kebijakan dan program, perhatian pada anak – anak dan saudara – saudara kita yang istimewa ini kita mulai dengan memastikan adanya landasan hukum, itulah yang membuat kita saat ini sudah memiliki 2 Peraturan Daerah (Perda) terkait disabilitas. Ada Perda Inklusi dan Perda Disabilitas, dengan landasan hukum dan regulasi di Perda inilah kita semakin lancar dan banyak membuat program bagi anak – anak ‘spesial’ ini,” sebut Deri.

Untuk program pro disabilitas yang sudah berjalan yakni antara lain penggantian uang transportasi ke sekolah, bantuan paket kebutuhan dasar, sampai bantuan modal untuk usaha serta sejumlah bantuan atau program lainnya.

“Sawahlunto juga membentuk Forum Komunikasi Orang Tua Anak Spesial (Forkasih), kita selalu berkoordinasi dengan forum ini. Ada jadwal rutin kita berdiskusi, menyerap aspirasi dan menjaring perkembangan baru. Banyak kegiatan dan program yang muncul dari adanya sinergi dengan forum ini,” ujar Deri.

Dikesempatan itu, Ketua Forkasih Sawahlunto, Ny. Neldaswenti Zohirin mengatakan pada tahun 2020 nanti, kita sudah merancang berbagai program lagi, ada kartu difabel dan pelatihan kerja untuk disabilitas.

Kartu difabel ini untuk mempermudah pendataan dan program kita bagi saudara – saudara yang difabel, jadinya nanti melalui kartu ini maka otomatis langsung terdata mendapatkan hak – hak dan berbagai bantuan untuk difabel. Semoga nanti lancar pembahasannya dan Pemko mendukung sehingga terealisasi dengan baik,” sebut Neldaswenty

Kita akan mendorong kaum disabilitas memiliki keterampilan atau skill. Dan targetnya memang bukan untuk menjadi tenaga kerja selayaknya pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK). Namun, khusus  pelatihan keterampilan bagi disabilitas yang sangat membantu mereka untuk mendiri, harapnya. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply