Harga Karet dan Pala Melorot

Harga Karet dan Pala Melorot

AGAM – Menjelang Akhir tahun 2015 ini, di Kabupaten Agam, beberapa kebutuhan pokok bertahan, namun beberapa hasil pertanian dan perkebunan melorot tajam.

Dari hasil pantauan Padangmedia.com dipasaran, harga daging dan cabe merah bertahan. Sejak lebaran, harga daging bertahan di level Rp120.000/kg, cabe, sejak bulan lalu bertahan dengan harga Rp60.000/kg.

Namun, sangat disayangkan, hasil pertanian/perkebunan rakyat, melorot tajam, seperti karet dan pala. Harga karet memang sudah sejak lama anjlok. Namun harga pala baru anjlok sejak beberapa bulan terakhir.

“Harga karet anjlog dari Rp18.000/kg sejak beberapa tahun lalu. Tapi kini merupakan harga paling murah, hanya Rp4.500 sampai Rp5.000/kg,” ujar salah seorang petani karet, Nanan, saat dihubungi via ponselnya, Minggu (20/12).

Sementara harga pala melorot tajam. Bahkan terjunnya sekitar separo harga. Pala kualitas nomor satu hanya Rp80.000 sampai Rp90.000/kg. Sebelumnya harganya lumayan bagus,yaitu Rp180.000 sampai Rp190.000/kg. buah pala matang, biasanya Rp50.000 sampai Rp60.000/kg, kini hanya sekitar Rp20.000 sampai Rp30.000/kg.

“Lagi murah, namun murahnya sangat parah,” ujar salah seorang petani pala, Ismail.

Kulit manis juga mengalami penurunan,walau tidak separah karet dan pala.

Dikatakan Camat Malalak, Harmezi, kini harga kulit manis di tingkat petani Rp15.000/Kg. Sebelumnya Rp20.000/kg. walau jatuhnya tidak begitu parah, namun dampaknya cukup terasa di tengah masyarakat.

Lain halnya dengan petani sawit. Kini mereka boleh berlega hati, karena harga sawit sudah membaik, walau masih terpaut jauh dengan harga sawit kebun plasma. (Fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply