Guru dan Tenaga Kependidikan di Solsel Berkomitmen Dukung Penerapan Perda AKB
  • Home
  • Berita
  • Guru dan Tenaga Kependidikan di Solsel Berkomitmen Dukung Penerapan Perda AKB

Guru dan Tenaga Kependidikan di Solsel Berkomitmen Dukung Penerapan Perda AKB

Image
Pj Bupati Solsel Jasman Rizal bersama Kadis Diknas Pronvinsi Sumbar Adib Alfikri dalam seminar lokakarya guru di Solsel, Senin (26/10/2020). (Humasprokab Solsel)
Pj Bupati Solsel Jasman Rizal bersama Kadis Diknas Pronvinsi Sumbar Adib Alfikri dalam seminar lokakarya guru di Solsel, Senin (26/10/2020). (Humasprokab Solsel)

SOLSEL – Guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menyatakan komitmen dalam mendukung penerapan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Bara nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Komitmen tersebut bahkan dituangkan dalam bentuk tertulis yang ditandatangani oleh para guru dan tenaga kependidikan dengan Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan Jasman Rizal. Disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri, pada saat Seminar dan Lokakarya Penguatan Penerapan Perda AKB dan Peran Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Memutus Mata Rantai Covid-19, Senin (26/10/2020).

“Dalam pelaksanaan seminar dan lokakarya, tercetus komitmen guru dan tenaga kependidikan dalam mendukung penerapan Perda AKB. Ini merupakan langkah maju bagi penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” kata Pj Bupati Solok Selatan Jasman Rizal.

Jasman menegaskan, tenaga pendidik merupakan unsur penting yang diharapkan menjadi pionir dalam penerapan Perda AKB. Posisi sebagai guru sebagai suri tauladan baik di sekolah maupun di tengah masyarakat sangat efektif memengaruhi perilaku untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan yang diamanatkan di dalam Perda tersebut.

“Dengan upaya masif yang dilakukan, termasuk peran dari guru dan tenaga kependidikan, kami berharap masyarakat dapat cepat beradaptasi menerapkan perilaku kebiasaan baru dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19 sehingga lancar beraktivitas dan aman dari wabah,” ucapnya.

Sementara itu, Kabupaten Solok Selatan berdasarkan indikator termasuk daerah Zona Kuning atau daerah dengan risiko rendah di Sumatera Barat. Terhitung Senin (26/10/2020) total kasus positif di daerah itu sebanyak 96 orang, sudah dinyatakan sembuh 39 orang. Lima orang menjalani perawatan di RSUD Solok Selatan dan 52 orang menjalani isolasi mandiri. (Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply