
JAKARTA – Gubernur Bank Sentral di kawasan Asia Timur dan Pasifik menyepakati komunikasi dan kerjasama antar bank sentral guna memperkuat ekonomi di kawasan. Kesepakatan itu diperoleh dalam Executives Meating of East Asia and Pacific Central Bank (EMEAP) atau pertemuan eksekutif bank sentral Asia Timur dan Pasifik ke 22 di Auckland, Selandia Baru, Senin (15/5).
Dikutip dari siaran pers di situs resmi Bank Indonesia, Selasa (16/5), kerja sama yang disepakati dalam pertemuan itu antara lain dilakukan dalam merespons ketidakpastian global jangka pendek, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan jangka menengah–panjang. Dalam pertemuan yang membahas perkembangan terkini ekonomi-keuangan global dan regional ekonomi tersebut, para gubernur menyambut baik prospek ekonomi yang positif dan stabilnya pasar keuangan di kawasan.
Pada kesempatan ini, Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo menyampaikan bahwa produktivitas menjadi kunci bagi upaya pengendalian inflasi dan pengembangan kapasitas perekonomian dalam jangka menengah. Dalam pemaparan tersebut, Bank Indonesia mendukung penuh berbagai upaya reformasi struktural yang ditempuh dalam upaya meningkatkan efisiensi dan daya saing perekonomian.
Bank Indonesia juga berkontribusi secara aktif mendorong peningkatan produktivitas dengan konsisten menjaga stabilitas perekonomian sebagai prasyarat berlanjutnya kegiatan ekonomi yang produktif. Selain itu, Bank Indonesia juga menempuh berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi di pasar keuangan melalui berbagai upaya pendalaman pasar keuangan.
Para gubernur juga mendiskusikan perkembangan Komite Stabilitas Moneter dan Keuangan (Monetary and Financial Stability Committee – MFSC) terkait pengawasan (surveillance), kegiatan riset, dan kerangka manajemen krisis regional. Pembahasan juga meliputi peran, manfaat dan tantangan teknologi finansial (Financial Technology) terhadap perekonomian. Para gubernur sepakat agar komite dan working group EMEAP tetap melanjutkan pemantauan terhadap perkembangan financial technology.
Selain itu, pertemuan juga mendiskusikan berbagai inisiatif kerja sama di bidang pengawasan bank, pasar keuangan, sistem pembayaran dan setelemen, serta teknologi informasi. Diskusi mencatat perkembangan positif pada ekonomi di kawasan, meskipun beberapa risiko ketidakpastian ke depan perlu terus mendapat perhatian.
Executives Meeting of East Asia and Pacific Central Banks (EMEAP) atau pertemuan eksekutif bank sentral Asia Timur dan Pasifik adalah forum kerja sama sebelas bank sentral dan otoritas moneter di wilayah Asia Timur dan Pasifik. Keanggotaan meliputi the Reserve Bank of Australia, the People’s Bank of China, the Hong Kong Monetary Authority, Bank Indonesia, the Bank of Japan, the Bank of Korea, Bank Negara Malaysia, the Reserve Bank of New Zealand, Bangko Sentral ng Pilipinas, the Monetary Authority of Singapore, and the Bank of Thailand. (feb/*)






