BUKITTINGGI – Gelanggang Pacuan Kuda Bukik Ambacang Kota Bukittinggi kembali menggelar kejuaraan pacu kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional yang akan digelar pada 29-30 Desember 2018.
Kejuaraan yang merupakan kerjasama Pengurus Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi) Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam ini akan diikuti sekitar 70 ekor kuda dari berbagai provinsi di Sumatera dengan total hadiah Rp200 juta.
Ketua Pelaksana Pacu Kuda Bukittinggi Terbuka dan Tradisional Aldias
Nur menyatakan, kejuaraan yang dilaksanakan Pordasi Bukittinggi dan Kabupaten Agam ini sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-234.
“Ada 20 race yang akan dilombakan yakni pada hari pertama akan digelar 9 race pacuan dan hari kedua akan digelar 11 race l,“ jelas Aldias Nur.
Aldias Nur yang juga Sekretaris PengProv Pordasi Sumbar ini berharap kejuaraan yang sekaligus menutup rangkaian pacuan yang ada sepanjang tahun ini dapat lebih mangairahkan olahraga yang juga menjadi permainan anak nagari di ranah ini.
“Kejuaraan ini bisa dijadikan barometer bagi kuda Sumbar untuk menuju kejuaraan tahun depan baik untuk tingkat daerah maupun di ajang kejurnas pada tahun 2019 mendatang sekaligus mengairahkan usaha
peternakan kuda yang mulai tumbuh dan berkembang pesat saat ini,” pungkasnya. (tumpak)






