PADANG – Dinas Pariwisata Kota Padang aktif dalam pembinaan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf), baik berupa bimbingan teknis, maupun penyediaan fasilitas. Salah satu fasilitas yang menjadi pusat kreativitas dan terbilang lengkap bagi semua sub sektor ekraf yaitu gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yudi Indra Syani mengatakan, keberadaan gedung Youth Center dapat dikatakan rumah bagi komunitas pelaku ekraf karena memang menampung berbagai aktifitas ekraf. Di gedung yang didesain untuk 17 subsektor ekraf itu bisa untuk penyelenggaraan pelatihan dan bimbingan teknis serta pelaksanaan berbagai acara.
“Di Gedung Youth Center selain penguatan subsektor ekraf sekaligus dapat mengimplementasikan strategi digital untuk mempromosikan pariwisata kota secara daring,” kata Yudi Kamis (16/10/2025).
Ia menjelaskan, pemanfaatan fasilitas gedung Youth Center selain untuk pelatihan bagi komunitas ekraf tidak jarang juga menjadi pusat berbagai event. Mulai dari pagelaran seni pertunjukan, musik dan kontes fashion sampai dengan pameran kriya dan bazaar kuliner.
Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang selaku pengelola gedung Youth Center, Wirdanis mengatakan, rata-rata pengunjung setiap harinya mencapai 350 orang. Mereka terdiri dari komunitas pelaku ekonomi kreatif berbagai subsektor.
“Pada saat ada event tentunya pengunjung lebih ramai lagi. Bisa mencapai lebih dari 2000 orang. Itu sudah mencapai tingkat kapasitas terbanyak dari ruang exhibition yang biasa digunakan untuk acara besar,”ungkapnya.
Ia menambahkan, keterbatasan fasilitas yang dimiliki gedung Youth Center tentu ada, namun pemanfaatannya secara optimal semua fasilitas tersebut tentu lebih penting.
‘Kita optimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada, kekurangan dan keterbatasannya akan kita tingkatkan secara bertahap,” ungkapnya. DU







