
TANAH DATAR – Festival Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar akan diperluas menjadi Festival Budaya Minangkabau. Festival tersebut bakal menjadi ajang atraksi budaya dan seni.
Pemkab setempat telah mengadakan rapat persiapan di kantor Bupati Tanah Datar, Senin (10/10). Pembukaan acara akan diadakan di Istano Basa Pagaruyuang, didukung oleh kegiatan ekspo di Lapangan Cindua Mato, serta pameran dan seminar-seminar tentang kebudayaan yang akan diikuti dari Minangkabau sendiri, Jawa maupun Bali yang dilaksanakan di Gedung Maharajo Dirajo Batusangkar. Juga akan ada karnaval yang menampilkan berbagai pakaian adat daerah dan atraksi berbagai ragam budaya Minangkabau, baik dari 75 nagari yang ada di Tanah Datar maupun kota dan kabupaten lainnya di Sumbar.
Kegiatan tersebut akan dijadikan kalender tahunan daerah seperi alek pacu kudo, pacu jawi, Gelanggang Silih Baganti (GSB) dan iven lain yang bersifat seni dan budaya daerah.
Sekdakab Tanah Datar, Drs. Hardiman dalam laman Pemkab Tanah Datar mengatakan, festival akan melibatkan peserta dari dalam dan luar negeri. Seperti atraksi budaya dan penampilan kesenian yang melibatkan negara sahabat Malaysia dan Singapura.
Sementara itu, Kadis Budparpora Marwan, SE menjelaskan, pengembangan Festival Pagaruyung menjadi Festival Budaya Minangkabau didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemprov Sumbar maupun perantau Minang. Ia berharap panitia mempersiapkan acara sebaik mungkin. (rin/*)






