
MENTAWAI – Rencana pembangunan fisik gedung BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai akhirnya disetujui anggarannya senilai Rp4,140 miliar pada APBD Mentawai tahun 2017. Hal itu disambut gembira BPBD Mentawai karena dinilai dapat membuat kinerja menjadi lebih optimal. Selama 6 tahun terakhir, kantor BPBD Mentawai hanya mengontrak.
Sekretaris BPBD Mentawai Amir Ahmari, S.Sos menyebutkan, sebenarnya rencana pengajuan anggaran pembangunan gedung BPBD Mentawai sudah berjalan sejak tahun 2011, namun baru tahun ini bisa terealisasi.
“Memang kurun waktu enam tahun cukup lama menunggu untuk rencana pembangunan gedung BPBD ini. Dengan berupaya terus mengajukan anggaran akhirnya disetujui juga untuk pembangunan gedung,” ujar Amir kepada padangmedia.com, Kamis (19/1).
Direncanakan pembangunan gedung BPBD diajukan satu paket dengan pembangunan gudang peralatan. Namun, karena anggaran daerah yang terbatas, pembangunan gudang peralatan akan diajukan pada tahun 2018. Untuk sementara, peralatan dan logistik akan ditempatkan di gedung yang dikontrak.
Sementara, proses pembangunan gedung BPBD akan dimulai pada Februari 2017. Pihaknya akan mempersiapkan seluruh administrasi berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah. Setelah dilakukan revisi perencanaan, selanjutnya akan dilakukan lelang pada bulan April 2017.
Pelaksanaan pembangunan gedung BPBD Mentawai diperkirakan memakan waktu sekitar lima bulan. Namun, itu melihat kondisi alam di Mentawai dengan topografi daerah kepulauan. “Mudah-mudahan tahun 2017 ini dengan jangka waktu tersebut pembangunan gedung BPBD bisa rampung,” tuturnya.
Lebih jauh dikatakan Amir, gedung BPBD Mentawai akan dibangun di tanah seluas sekitar satu hektare. Di atas tanah tersebut, selain bangunan utama juga akan dibangun gedung logistik. Kedua bangunan tersebut perencanaannya sudah dibuat pada tahun 2011, namun tahun ini hanya fokus pada gedung utama saja.
Terkait tenaga yang ada saat ini di BPBD Mentawai, terdapat 19 pegawai negri dan 68 pegawai kontrak. Seluruh pegawai kontrak itu ditempatkan di beberapa bidang, seperti administrasi, sopir, operator kapal, operator boat dan Pusdalop-PB. (ers)






