
MENTAWAI – Peran masyarakat dalam menjaga NKRI untuk keamanan dan stabilitas nasional, khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat dibutuhkan. Paling dibutuhkan itu peranannya TNI dan Polri untuk mengamankan dan mengawasi stabilitas negara serta menjaga NKRI di kawasan barat Sumatera, yakni wilayah Bumi Sikerei.
Perwakilan Kementrian Pertahanan wilayah Provinsi Sumbar, Kolonel.Inf.Choirul Mustofa menyebutkan, geografis mentawai merupakan salah satu daerah startegis bidang pertahanan bagian barat sumatera pulau terdepan.
“Kunjungan kerja ini, kata Choirul melihat rencana wilayah pertahanan di kepulauan mentawai, bagimana posisi TNI, kemungkinan dihadapkan dengan ancaman ketika adanya pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hal demikian harus di imbangi dengan memperkuat pertahanan,” ucapnya saat talkshow di radio sasaraina, selasa (17/4).
Dikatakan, pertahanan akan terus berkembang seiring perkembangan pembangunan, orientasinya dalam rangka meingkatkan kesejahteraan masyarakat serta pertahanan negara secara nasional yang harus di singkronkan.
Kekurangan dalam bidang pertahanan dimentawai, menurut Choirul Mustofa masih sangat banyak dibutuhkan, bahkan secara nasional. Hal ini harus diperkuat karena pulau di mentawai pintu masuknya banyak, jangan sampai kita kecolongan, sebutnya.
Pada prinsipnya untuk menghadapi ancaman yang masuk, satu-satunya pertahanan kita menganut sistim alam semesta, dimana seluruh komponen masyarakat harus punya andil sesuai peran masing-masing dalam mempertahankan negara.
Selain itu, bela negara merupakan profesi kita masing-masing untuk melaksanakan tugas diwilayah dalam mempertahankan negara, agar tidak di kuasai orang-orang yang ingin merusak.
Terkait dengan persoalan yang terjadi diwilayah mentawai beberapa waktu lalu, Choirul Mustofa meminta kepada pemerintah daerah untuk segera membentuk tim terpadu, agar tidak terjadi saling salah menyalahkan dan pertahanan harus diperkuat, tukasnya (Ers).






