SAWAHLUNTO – Upaya mengeliatkan industri kreatif yang digeluti oleh puluhan warga Dusun Kemiri dan Tarandam Desa Sikalang Kecamatan Talawi, membuat kawasan ini dicanangkan oleh Pemko Sawahlunto sebagai
Kampung Produktif, Selasa (24/11).
Kampung Produktif, Selasa (24/11).
Aneka produk kreatif dihasilkan oleh warga dusun, seperti baju kaos konveksi dan aneka kraft mulai dari tas rajut, gantungan kunci, dompet hingga coklat cantik. Tak kurang dari 20 warga menjadikan usaha ini sebagai tumpuan hidupnya.
Dikesempatan itu, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf berharap apa yang dilakukan kedua pasangan muda ini akan semakin menginspirasi kalangan muda dan masyarakat Sawahlunto.
Wako juga menekankan kepada dinas instansi dan masyarakat Sawahlunto, tidak boleh memesan kebutuhan konveksi yang ditujukan untuk iven kota keluar daerah. Semua dinas instansi wajib memberi dukungan. “Saya yakin dengan dukungan semua instansi dan masyarakat Sawahlunto, suatu saat usaha ini akan bisa menghidupi daerah” ujar Ali Yusuf.
Sebelumnya, Kepala Bappeda kota Sawahlunto Andi Rastika menyatakan desa Sikalang merupakan kawasan ketiga yang dicanangkan oleh Pemko sebagai Kampung Produktif.
Program kampung produktif ini merupakan perwujudan visi Pemko mewujudkan masyarakat yang produktif dan mandiri. “Selain membekali masyarakat dengan keterampilan konveksi, juga dilakukan pembekalan industry kerupuk tempe dan peningkatan pendapatan melalui budidaya tanaman pekarangan dan unit usaha lainnya,” pungkasnya (tumpak)







