PADANG – Dua jemaah haji asal Padang dan Bengkulu yang baru pulang dari tanah suci Mekkah terindikasi virus MERS. Satu di antaranya yang bernama Romnah (62) dari Kloter 3 asal Bengkulu meninggal dunia Minggu (10/9) malam.
Romnah sudah tidak sadarkan diri dalam penerbangan dari Kuala Lumpur- Bengkulu. Pihak maskapai penerbangan pun mendaratkan Romnah di BIM dan melanjutkan penerbangan ke Bengkulu. Sementara Romnah sempat dirawat di RS M Jamil dalam kondisi kritis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Sementara, satu jemaah lainnya bernama Asniar Ahmad (79) dari Kloter 2 asal Bukittinggi masih dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit M Jamil, Padang setelah sebelumnya sempat dirawat di Bukittinggi.
Asniar Ahmad mendarat di BIM pada Jumat (8/9) dan langsung diperiksa tim medis jemaah haji di klinik asrama haji Padang. Saat di pesawat, Asniar sudah mengalami sesak nafas dan tidak bernafsu makan. Namun, pada pemeriksaan, Asniar dibolehkan pulang. Saat di rumahnya, kondisi bersangkutan terus menurun dan makin susah bernafas hingga dibawa ke Rumah Sakit Stroke Bukittinggi. Pada Sabtu (9/9), Asniar dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang dan dirawat di ruangan isolasi.
Humas RS M Jamil, Gustavianov, Senin (12/9) menyebutkan, kedua jemaah haji yang pulang dari tanah suci tersebut ada gejala seperti terkena virus Mers. Namun, untuk kepastiannya masih menunggu hasil labor. (rin/*)






