DPRD Nilai Sumbar Belum Siap UNBK

DPRD Nilai Sumbar Belum Siap UNBK

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat saat menjadi pembina upacara di SMAN 6 Padang, Senin (27/2). (ist)
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat saat menjadi pembina upacara di SMAN 6 Padang, Senin (27/2). (ist)

PADANG – Provinsi Sumatera Barat dinilai masih akan kesulitan menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK) tahun ini. Banyak sekolah masih kekurangan sarana prasarana komputer, jaringan internet dan server.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Hidayat mengungkapkan hal itu, menyoal persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang akan digelar oada April mendatang. Menurutnya, Pemerintah provinsi harus mencari solusi sehingga pada tahun berikutnya, seluruh sekolah sudah siap dengan segala sarana prasarana.

“Pada kenyataannya, kita akui memang Sumbar belum siap menghadapi UN berbasis Komputer (UNBK) tahun ini. Harus mencari solusi agar pada tahun berikutnya tidak lagi kekurangan sarana prasarana,” kata Hidayat, Senin (27/2).

Hidayat mengungkapkan, seiring pengalihan kewenangan pengelolaan lembaga pendidikan tingkat SMA/SMK ke provinsi, kondisi ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan. DPRD melalui Komisi V, seiring rencana kebijakan pengalihan kewenangan tersebut telah melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah yang ada.

“Dari peninjauan ke sekolah-sekolah yang telah dilakukan, faktanya masih banyak sekolah kekurangan komputer, tidak memiliki jaringan server dan sebagainya. Ini kelemahan yang menyulitkan pelaksanaan UNBK tahun ini,” ungkapnya.

Idealnya, sekolah harus memiliki jaringan server untuk bisa menggelar UNBK. Kemudian, perbandingan jumlah siswa peserta UN minimal 1 berbanding 3 yaitu satu komputer untuk paling banyak tiga siswa.

“Kondisinya, masih banyak sekolah yang belum memenuhi. Kondisi ini harus diatasi, apalagi pemerintah pusat sebenarnya telah memasang target 75 persen sekolah sudah UNBK tahun ini,” tambahnya.

Data Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, total SMA, SMK dan SLB saat ini tercatat sebanyak 664 unit terdiri dari 321 SMA, 204 SMK dan 39 SLB. Sebanyak 161 SMA dan 146 SMK mengikuti UNBK, namun sebagian diantaranya ada yang menumpang di sekolah lain.

Hidayat meminta, Dinas Pendidikan Provinsi mendata kebutuhan komputer di seluruh sekolah serta memastikan ketersediaan server dan jaringan. Kebutuhan ini harus terinventarisir secara detail sehingga bisa diambil langkah-langkah untuk memnuhinya. (feb)

Berita Terkait

Leave a Reply