
SOLSEL – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Solok Selatan dimulai. Sejumlah pejabat esensial menjadi kelompok orang yang pertama menjalani vaksinasi di aula Sarantau Sasurambi kantor bupati setempat, Kamis (4/2/2021).
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Pj. Sekdakab) Solsel, Doni Rahmat Samulo mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut disuntik vaksin. Ia juga mengingatkan agar jangan sampai terpengaruh informasi hoax terkait vaksin Covid-19 yang tidak jelas sumber dan kebenarannya.
“Jangan takut divaksin. Jangan sampai terpengaruh informasi hoax yang tidak jelas sumbernya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Doni, usai menjalani suntik vaksin, Kamis siang.
Doni menjelaskan, vaksin Sinovac aman dan efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Hari ini sudah ada 14 pejabat esensial dan tokoh publik yang divaksin dan bersedia menjadi volunteer.
Doni menjelaskan, untuk tahap pertama, vaksin Covid-19 yang sampai ke Solsel sebanyak 1.004 dosis, dari jatah 1.197 dosis pada saat penjemputan ke Dinas Kesehatan provinsi.
Vaksin tahap pertama tersebut akan digunakan untuk tenaga kesehatan. Pemkab Solsel sudah menyiapkan 10 Puskesmas dan 1 RSUD untuk tempat pelaksanaan vaksinasi. Berikut dengan 141 orang petugas kesehatan yang sudah disiagakan.
Total kuota vaksin untuk Kabupaten Solsel menurut Doni adalah sekitar 240 ribu dosis. Setiap orang akan menjalani suntik vaksin sebanyak dua kali dengan rentang waktu 14 hari.
“Tahap pertama diberikan kepada tenaga kesehatan. Selanjutnya untuk petugas pelayanan publik, guru dan sebagainya hingga pada akhirnya diberikan untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.
Dia berharap, pelaksanaan vaksinasi dalam rangka melindungi masyarakat dari terpapar Covid-19 dapat berjalan lancar.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan membuktikan bahwa vaksin Covid-19 aman, orang yang pertama kali disuntik adalah pejabat pemerintah dan tenaga kesehatan. (Sis)







