DKPPB Kota Sawahlunto Sosialisasikan Peran Masyarakat Melestarikan Warisan Budaya Tambang Batubara Ombilin
  • Home
  • Berita
  • DKPPB Kota Sawahlunto Sosialisasikan Peran Masyarakat Melestarikan Warisan Budaya Tambang Batubara Ombilin

DKPPB Kota Sawahlunto Sosialisasikan Peran Masyarakat Melestarikan Warisan Budaya Tambang Batubara Ombilin

Image

SAWAHLUNTO- Dinas Kebudayaan, Permuseuman dan Peninggalan Bersejarah (DKPPB) Kota Sawahlunto melakukan sosialisasi untuk meningkatkan peran masyarakat dalam upaya pelestarian warisan budaya tambang batu bara Ombilin atau Coal Mining Heritage of Sawahlunto.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh tokoh masyarakat, pelaku usaha parisisata serta wartawan. Digelar di Museum Goedang Ransoem, Selasa (8/6/2021). Kepala DKPPB Kota Sawahlunto Hilmed menegaskan, peran masyarakat sangat penting dalam upaya pelestarian “Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto”. Status warisan budaya itu telah ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2019 lalu.

“Melalui tokoh masyarakat, pelaku dunia pariwisata seperti pemilik bangunan di kawasan kota tua, penginapan, pelaku seni, paguyuban, komunitas pegiat budaya serta wartawan, upaya pelestarian dapat lebih tersosialisasi karena bersentuhan secara langsung,” kata Hilmed.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sawahlunto Indra Yosef menyampaikan apresiasi atas sosialisasi tersebut. Menurut Indra, sosialisasi itu sangat penting bagi masyarakat.

“Melalui sosialisasi peran masyarakat ini, tentunya akan terbangun komitmen seluruh pihak dalam upaya pelestarian. Selain masyarakat, perlu juga peningkatan peran seluruh instansi pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Warisan Budaya Tambang Batu Bara Ombilin atau Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto resmi masuk daftar Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO dalam Pertemuan Komite Warisan Dunia tahun 2019.

Beberapa situs cagar budaya lainnya di Indonesia yang sudah ditetapkan adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan tahun 1991, Situs Sangiran tahun 1996 dan Sistem Subak di Bali tahun 2012. (Tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply