
Pasaman Barat – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman Barat, Edy Murdani didampingi Kasi Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Senin, (15/2) melakukan peninjauan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Nagari Sinuruik . Kegiatan ini telah dimulai dan dalam tahap verifikasi serta pencocokan data.
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dulunya disebut Basis Data Terpadu atau BDT adalah database yang berisi data kesejahteraan sosial dengan berbagai macam kriteria pada masing-masing Individu dan Rumah Tangga.
Data DTKS tersebut dapat dijadikan sumber untuk data nagari statistik di nagari yang telah direncanakan oleh Dinas Kominfo setempat. Nagari tersebut yakni Nagari Sinuruik, Nagari Lingkung Aur, dan Nagari Ujung Gading.
Plh Wali Nagari Sinuruik Dasril, mengatakan bahwa saat ini nagari Sinuruik sedang melakukan pendataan yang menjadi sumber dari DTKS. Ia berharap data DTKS nantinya bisa menjadi bahan acuan dan dasar untuk nagari dalam menginput data dan informasi-informasi dari DTKS ke nagari stastisik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman Barat, Edy Murdani berharap dengan dimulainya pendataan DTKS oleh nagari Sinuruik diharapkan bisa menjadi data DTKS nagari statistik selanjutnya.
Bersama Camat Talamau Nur Fauziah Zein, Edy Murdani sangat mendukung kegiatan yang telah dilakukan oleh nagari sinuruik mengenai pendataan DTKS.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan DTKS ini, sesuai dengan harapan camat Talamau, data DTKS ini nantinya bisa lebih disempurnakan lagi tentang masalah data yang ada di nagari khususnya di nagari sinuruik,”ungkapnya
Sekilas tentang DTKS adalah berbasis Rumah Tangga namun pengalokasian program pengentasan kemiskinan baik berupa bantuan sosial maupun pemberdayaan masyarakat adalah berbasis keluarga dan perorangan.
Adapun bantuan sosial dan pemberdayaan yang berbasis keluarga diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Pangan.
Sedangkan yang berbasis perorangan diantaranya adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasioan (PBI-JKN), Kartu Prakerja, Kartu Indonesia Pintar serta bantuan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia.
Karena banyak nya program bantuan untk warga kurang mamou yang diambil dari DTKS, karena itulah data yang menjadi pedoman. bagi pemeintah.(Bud)







