AGAM – Guna meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun asing di daerah itu, Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Agam terus berupaya melakukan pembenahan objek wisata.
“Beberapa objek wisata sudah dilakukan pembenahan, namun juga perlu ditingkatkan lagi, supaya wisatawan yang berkunjung ke Agam bisa betah menikmati objek wisata yang ada,” kata Kepala Disbudpar Kabupaten Agam, Hadi Suryadi di Lubuk Basung, Jum’at (8/1).
Dikatakan Hadi Suryadi, tahun 2016, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Agam ditargetkan sebanyak 550 ribu. Dengan rehabilitasi beberapa objek wisata yang telah dilakukan diharapkan kunjungan wisatawan mencapai target tersebut.
Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Agam tahun 2015 sebanyak 486.010 dengan target 500 ribu pengunjung. Walau demikian, pihaknya terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Agam.
“Untuk mencapai hal itu, objek wisata yang dikelola pemerintah dan nagari harus dikelola secara saptapesona, di antaranya bidang keamanannya, ketertiban, keindahan, kenyamanan, kebersihan, kesejukan, ramah dan kenangan,” tuturnya.
Selain itu, Hadi mengharapkan, masyarakat yang berjualan di objek wisata hendaknya menjual dagangannya sesuai dengan standar harga barang atau makanan. Sebab, sekali wisatawan membeli kemahalan, maka mereka enggan untuk kembali membeli.
Lebih lanjut Hadi mengatakan, untuk pembangunan sarana dan prasarana di kawasan objek wisata sulit dilakukan, karena anggaran untuk itu tidak memadai. Anggaran di Disbudpar sekitar Rp3,8 miliar, namun untuk bidang pariwisata sendiri hanya sekitar Rp600 juta.
“Dari besar anggaran untuk bidang pariwisata hanya bisa digunakan untuk rehabilitasi. Namun, untuk pembangunan sarana dan prasarana dengan anggaran sebesar itu tidak mencukupi,” katanya. (fajar)







