MENTAWAI – Keterbatasan anggaran dalam penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan kesamaptaan bagi personil Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Mentawai bukan menjadi penghalang untuk menghambat pelaksanaan kegiatan.
Kepala Seksi Tindak Internal Satpol PP Mentawai, Andar Sabelau menyebutkan, kondisi yang terjadi saat ini dengan keterbatasan anggaran kegiatan. Namun bagaimana pun, kegiatan tetap diupayakan bisa maksimal, bukan berarti berhenti begitu saja.
“Kondisi sekarang merupakan pembelajaran ke depan untuk melihat apa kekurangan saat pelaksanaan kegiatan. Dengan kerjasama yang baik bersama tim Satpol PP, pihak kepolisian dan TNI, kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” ujarnya kepada padangmedia.com, Jumat (14/7).
Dikatakan, dengan keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan, Satpol PP dituntut betul-betul memanfaatkan kesempatan dalam mengikuti diklat Kesamaptaan. Peran satpol PP semakin strategis dan menuntut peningkatan kinerja yang benar-benar optimal di tengah keterbatasan dana maupun jumlah personil yang dimiliki.
”Satpol PP bukan saja dituntut makin taktis, tetapi juga dituntut untuk terus memperbaiki manajemen serta pendekatan yang seharusnya dikembangkan, meyikapi dan meningkatnya yang dihadapi di lapangan. Penggunaan pendekatan yang humanis lebih menonjolkan persuasif daripada kekuatan fisik yang merupakan strategi yang tepat untuk penegakan ketertiban umum,” ujarnya.
Sebagai lembaga yang tupoksinya penegak peraturan daerah (Perda) dan penjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, tidak mungkin hanya mengandalkan pendekatan yang bersifat represif, akan tetapi dibutuhkan kepekaan untuk memahami masalah, sikap, empati dan kemampuan untuk menggalang dukungan bersama lembaga-lembaga kemasyarakatan. Dengan keterbatasan dana dan jumlah personil yang dimiliki, jelas tidak mungkin bagi satpol PP bekerja sendirian untuk menegakkan perda, menegakkan kebijakan pemerintah dan memelihara ketertiban masyarakat. Mau tidak mau, sikap proaktif Satpol PP untuk meraih dukungan publik sangat penting, ungkap Kasi Tindak Internal Satpol PP Mentawai itu.
Ia berterima kasih, dengan minimnya anggaran, pihak instruktur baik dari Polri dan TNI tidak banyak menuntut dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, justru bisa diajak koordinasi untuk bisa membantu memberikan diklat hingga selesai. Ke depan, ia berharap pemkab lebih memberikan dukungan anggaran sesuai kebutuhan. Ia berharap tim anggaran Pemkab Mentawai dapat melihat keluhan di lapangan, baik sarana dan prasarana maupun anggaran kegiatannya. (ers)







