
PADANGPANJANG-Diduga rem blong truk pengangkut pasir hantam rumah tidak jauh dari pertigaan MTsN Gantiang Panyalaian. Akibat kecelakaan tersebut pasangan suami istri pemilik rumah mengalami luka-luka termasuk supir truk dan kernet yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Yarsi Padangpanjang.
Kecelakaan tersebut terjadi Jum’at malam, 30/10 sekitar pukul 23:45 wib. Kendaraan berat bernomor polisi BK 8716 GM datang dari arah Bukittinggi, dan mengalami kecelakaan di Bintuangan dekat pertigaan MTsN Gantiang Panyalaian. Satu rumah mengalami rusak berat dan rata dengan tanah, tiga rumah lainnya juga mengalami kerusakan akibat hantaman truk yang sampai di tempat kejadian rebah kuda.
Rumah yang dihantam truk pasir dan rata dengan tanah adalah milik Parlis Efrijon, beruntung saat kejadian ia bersama istrinya hanya mengalami luka ringan sedangkan kedua anaknya juga selamat tanpa luka sedikitpun.
Selain Parlis Efrijon, rumah Syafarudin juga mengalami kerusakan pada ruang tamu. Namun kendaraan dinasnya hingga saat ini juga masih tertimbun pasir yang dibawa truk naas tersebut. Syafrudin adalah pegawai di Dinas Perhubungan Kota Padangpanjang. Rumah lainnya adalah rumah Zulbahri rusak di bagian salah satu kamar dan rumah Asnah dibagian teras.
Istri Zulbahri pada padangmedia.com pagi tadi mengungkapkan masih shok dengan kecelakaan tersebut. Satu ruang kamarnya mengalami kerusakan akibat hantaman truk. Ia tidak menyangka akan mengalami kejadian tersebut, namun ia dan keluarganya bisa terhindar dari kecelakaan Jumat tengah malam itu. Ibu ini juga mengakui beberapa rumah tetangganya yang bersebelahan dengan rumahnya juga tak luput dari hantaman truk.
“Hanya rumah pertama itu yang parah sampai hancur begitu dan pemiliknya juga mengalami luka dan dilarikan kerumah sakit tadi malam,” ungkap istri Zulbahri.
Hingga siang ini truk naas tersebut masih belum di evakuasi. Pantauan padangmedia.com dilokasi kejadian terlihat pihak Satlantas Polres Kota Padangpanjang juga sudah memasang garis polisi agar TKP steril guna penyidikan lebih lanjut. Evakuasi kendaraan ini juga butuh waktu, karena TKP berada dijalur utama dari arah Bukittinggi ke Padangpanjang. (isril)






