
PADANG–Anugrah sertifikat Adipura yang diterima Kota Padang bukan berarti kota Padang gagal meraih piala Adipura. Karena dalam sisi penilaian, tahun ini kota Padang mendapat nilai 74 sementara tahun lalu hanya meraih nilai 71. “Artinya kota Padang bukan gagal. Nilai ini terus naik pada tahun 2015. Ini kan sudah ada sedikit kemajuan,”ujar Helmi Moesim, anggota Komisi III DPRD Padang, yang membidangi Urusan Pembangunan dan Lingkungan Hidup.
Kalau gagal, menurutnya, konteksnya tentu tidak mendapatkan apa- apa, Sekarang hanya masalah waktu saja, karena sejauh ini Pemko Padang terus melakukan pembenahan untuk Kota Padang dan semua jajaran telah bekerja keras untuk itu. “Piala Adipura memang tidak kita dapat pada tahun ini, dan ini menjadi pelajaran bagi Pemko dan kita semua, bagaimana mengelola kota ini agar lebih sehat dan bersih,” ujarnya kepada padangmedia.com, Kamis (26/11).
Meski tidak mendapat piala Adipura tersebut, ini tentu menjadi tugas dari pemko. Untuk menciptakan masyarakat bersih dan sehat harus tercapai pada tahun mendatang. Untuk memperoleh piala Adipura tersebut menurut Helmi Moesim ,harus berawal dari kebersihan dan kesehatan masyarakatnya. Jika masyarakat sudah bersih dan sehat maka kota pun akan menjadi bersih dan sehat, baru piala Adipura bisa didapat.
Ditambahkannya, sebenarnya Kota Padang terkendala pada permasalahan pasar yang belum tertata dengan baik pasca gempa 30 September 2009. Hingga saat ini, kesemrawutan serta kebersihan kota terlihat dari sana. “Kita lihat hingga saat ini kesemrawutan dari para pedagang kaki lima,parkir yang tidak teratur serta pangkalan angkot yang tidak maksimal,”kata Helmi Moesim.
Padahal kondisi pasar menjadi salah satu penilaian perolehan Piala Adipura. Disinilah peran masyarakat sangat diharapkan dalam mendukung hal iniMasyarakat harus mematuhi peraturan yang telah dibuat, demi menciptakan masyarakat yang bersih dan kota yang indah ditahun-tahun selanjutnya.
“DPRD Padang meminta Pemko Padang agar pada tahun 2016 piala Adipura tersebut dapat diraih kota ini. Dengan terus melakukan pembenahan dan perbaikan serta Pemko Padang berfokus pada kelanjutan pasar,”tukasnya.(baim).






