Dialog Interaktif dengan RRI  Bupati Pasbar Katakan Butuh Bantuan Demawan
  • Home
  • Berita
  • Dialog Interaktif dengan RRI  Bupati Pasbar Katakan Butuh Bantuan Demawan

Dialog Interaktif dengan RRI  Bupati Pasbar Katakan Butuh Bantuan Demawan

Image

Pasaman Barat– Tanggal 10 Maret ini berakhirnya masa tanggap darurat bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) setelah naskah tanggap darurat ditandtangani oleh Bupati Pasbar Hamsuardi pada tanggal 25 Februari lalu.

Pada penutupan tanggap darurat menuju masa pemulihan, RRI Padang melakukan dialog interaktif luar studio dengan Bupati Pasbar Hamsuardi, Ketua Posko Komandan Kodim 0305/Pasaman Letkol Kav Hery Bhakti selaku Komandan Pos Komando Tanggap Darurat Pasaman Barat dan Pasaman, dan Raja Kabuntaran Talu Tuanku Bosa ke XV Ir. H. Jhonny ZA. MM. SI.

Tema yang diangkat dalam dialog tersebut adalah menancap asa usai bencana. Dialog interaktif luar studio tanggap bencana Peduli Gempa Pasaman Barat live Pro 1 FM 97,5 Mhz itu juga disiarkan secara live streaming di YouTube Diskominfo Pasbar Chanel dan Live YouTube RRI Padang dengan presenter Tito Oktri Rozli, Kamis 10 Maret 2022.

Bupati Pasbar Hamsuardi menceritakan bahwa gempa bumi di Kabupaten Pasaman Barat dengan kekuatan 6,2 magnitude itu tidak disangka akan terjadi di wilayah yang Ia pimpinan. Ia menyangka gempa itu berpusat di daerah lainnya, namun ternyata di Pasaman Barat.

“Saya bersama semua stakeholder terkait lainnya mulai mengambil sikap untuk menghadapi bencana dan menenangkan masyarakat. Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengevakuasi masyarakat di daerah yang rawan gempa. Makanya di depan kantor bupati dan depan rumah dinas, berdirilah tenda pengungsian,”katanya.

Bagi masyarakat yang mengungsi dipenuhi dengan kebutuhan dasar yakni makanan dan minuman. Setelah itu, pihaknya terus memantau pergerakan yang terjadi dengan pihak terkait seperti BNPB dan BMKG pusat.

“Kami bersama stakeholder terkait lainnya akan terus berupaya agar masyarakat tidak trauma begitu juga dengan anak-anaknya. Trauma healing terus digerakkan untuk memulihkan kondisi masyarakat,”katanya.

Ia melanjutkan, pihaknya bersama Satgas akan membuat Huntara dengan ukuran 6×3. Dengan ukuran itu akan di buat kamar orang tua, dapur dan kamar untuk anak perempuan.

“Bagi anak laki-laki kita akan buatkan tenda atau mereka bisa tidur dulu di rumah yang masih utuh,”katanya.

Untuk saat ini, Masyarakat Pasbar masih butuh Huntara, terpal lanjut Hamsuardi. Bukan berarti yang lainnya tidak dibutuhkan. Saat ini juga telah di bangun Huntara oleh donatur, mulai dari PMI, Pramuka, rumah zakat dan donatur lainnya.

“Bagi dermawan yang ingin menyumbangkan reskinya bisa langsung ke posko. Karena Ketua Posko Komandan Kodim 0305/Pasaman Letkol Kav Hery Bhakti dan beserta Satgas akan menyalurkan kepada pos-pos pengungsian,”katanya.

Ketua Posko Komandan Kodim 0305/Pasaman Letkol Kav Hery Bhakti mengatakan bahwa data hingga saat ini korban yang meninggal dunia sebanyak 11 orang, 5 orang dirawat di RSUD Jambak, 3 orang di rawat di M. Djamil Padang serta 336 orang sudah sembuh dan tidak rawat jalan lagi.

“Untuk pendataan rumah yang rusak mencapai 4.359 unit, fasilitas pendidikan 75 unit, fasilitas kesehatan 18 unit, infrastruktur 26, fasilitas ibadah 40, dan fasilitas pemerintah 38 unit. Pendataan ini terus kita lakukan dan data akan bergerak dinamis,”katanya.

Raja Kabuntaran Talu Tuanku Bosa ke XV Ir. H. Jhonny ZA. MM. selaku tokoh masyarakat Talu terus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat terutama yang menerima berita hoax. Sehingga masyarakat tidak panik.

“Kita terus mencari informasi yang akurat dan menepis berita hoax. Sehingga kita bisa pulih kembali dengan kerjasama, bahu membahu bangkit menuju kehidupan normal kembali,”katanya.

Kepada masyarakat terdampak mereka butuh uluran tangan semua pihak. Perantau, dermawan yang ingin membantu ditunggu dengan penuh pengharapan.

“Bagi para perantauan mari kita bantu cucu kemenakan kita yang terdampak bencana,”katanya.(bud)

Berita Terkait

Leave a Reply