
PAINAN- Desa Wisata Ampiang Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat masuk ke dalam 50 nominasi program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Desa Wisata yang dikelola oleh Kelonpok Sadar Wisata Laskar Pemuda Peduli Lingkungan (LPPL) itu berhasil menjadi nominator dari 6.015 desa wisata yang mendaftarkan diri di aang tersebut.
“Desa Wisata Ampiang Parak ini masuk ke dalam 50 nominasi Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2024,” kata Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Oneng Setya Harini saat visitasi ke lokasi Desa Wisata tersebut, Sabtu (24/8/2024).
Oneng juga menyampaikan apresiasi bahwa dari 50 Desa Wisata tersebut, tiga di antaranya ada di Sumatera Barat yaitu Desa Wisata Pagadih Kabupaten Agam, Desa Wisata Danau DI Atas Danau Di Bawah Kabupaten Solok dan Desa Wisata Ampiang Parak sendiri.
“Ini merupakan kebanggaan karena dari 6.016 Desa Wisata yang mendaftarkan diri, 50 desa berhasil menjadi yang terbaik dan tiga di antaranya ada di Sumatera Barat,” terangnya.
Desa Wisata Ampiang Parak dikelola oleh Pokdarwis LKKL di Bawah komando Haridman. Berada di pinggir pantai seluas lebih kurang 29 hektare, lokasi itu selain sebagai objek wisata dan ekonomi kreatif juga menjadi tempat konservasi penyu.
Menurut Haridman, lokasi yang dikelolanya dibangun dengan konsep pengurangan risiko bencana. Sepanang garis pantai ditanami dengan pohon cemara laut serta tersedia lokasi pembibitan mangrove.
“Karena memang lokasi ini merupakan daerah rawan bencana maka kami membangun konsep Desa Wisata berbasis pengurangan risiko bencana,” kata Haridman.
Dengan masuknya ke dalam ADWI 2024, Desa Wisata Ampiang Parak akan mendapatkan sejumlah dukungan dari Kemenparekraf. Antara lain pendampingan pengembangan desa wisata dan juga dukungan pengembangan infrastruktur. F






