SAWAHLUNTO – Desa Talawi Mudiak kecamatan Talawi kota Sawahlunto giat membudidayakan tanaman buah klengkeng (Dimocarpus longan) disetiap dusun.
Kepala desa Talawi Mudik Erison mengatakan pihaknya telah membagikan 50 batang bibit lengkeng kepada masing-masing Dusun yang ada di wilayahnya. Dan akan bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. “Tanaman lengkeng akan berbuah sepanjang tahun tak mengenal musim, harga jualnya pun saat ini sangat bagus, hingga 50 ribu perkilogram. Jauh lebih baik dibanding rambutan” jelas Erison kepada padangmedia.com kemarin.
Selama ini, jelasnya kenagarian Talawi sangat pupoler dengan rambutan. Karena hampir setiap rumah dan lahan dekat rumah ditanam rambutan. “dan kini kita budidayakan klengkeng ini suatu saat nanti Talawi tidak hanya terkenal dengan rambutannya, tetapi nanti ada sebutan lengkeng Talawi” harap Erison.
Kades Talawi Mudiak ini menambahkan pemberian bibit lengkeng untuk tahun ini sebanyak 50 bibit memang masih terbatas, karena saat ini masih uji coba dan sebagai pancingan kepada masyarkat. Ia berharap masyarakat menanam dan memberi perawatan yang baik terhadap bibit lengkeng tersebut, sehingga bisa membuahkan hasil seperti halnya produksi di daerah lain.
Dia menambahkan untuk tanaman holtikultura desa ini telah launching gerakan 1000 cabe di desa Tapian Namba Talawi Mudik Kamis lalu. Tentu ini adalah kesempatan baik dalam meningkatkan perekonomian desa ini.
“ dan ini sesuai dengan instruksi Walikota Sawahlunto dalam menggerakkan pertanian desa sesuai potensi dimasing –masing daerah” jelasnya. (tumpak)







