
PADANGPANJANG – Satu lagi kuliner khas Padangpanjang yang dapat dinikmati penyuka kuliner. Yaitu, dendeng pisang yang enak dan gurih.
Adalah Syamsibar atau biasa dipanggil Tek Ban (53), warga Kampung Kubu Gadang, Ekor Lubuk, Padangpanjang Timur yang mulai membuat makanan ini tahun 2014. Ia memanfaatkan pisang samek atau pisang lidi. Caranya dengan mengupas kulit hijau dan direndam dengan bumbu, digoreng setengah matang, kemudian di ketok tipis jadi dendeng. Kemudian digoreng lagi hngga matang.
“Menggorengnya dengan minyak sekali pakai saja. Supaya rasanya gurih. Sedangkan cita rasa tergantung pesanan, ada dengan cabe merah dan cabe hijau. Hingga kini yang banyak mesan pakai cabe merah,” katanya saat dijumpai, beberapa waktu lalu di kediamannya.
Tek Ban mengaku tidak menggunakan bumbu olahan pabrik yang banyak dijual kemasan. Ia membuat bumbu sendiri dari bahan dapur, seperti bawang putih, bawang merah dan jahe. “Saya tidak makai penyedap dan pengawet. Ketahanannya bisa 15 hari,” katanya.

Harga sebungkus ada yang Rp5.000 dan ada yang Rp10.000. “Ada juga yang pesan hingga lebih dari itu. Pernah juga yang mesan untuk dibawa ke Jepang, tahun lampau,” katanya.
Kini, dendeng pisang jadi salah satu kuliner pendukung di Objek Wisata Kampung Kubu Gadang yang terkenal dengan atraksi silek lanyahnya. (ris/r)






