
PAINAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan masih terus melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa berkekuatan 6,5 SR pada pukul 05.56 Wib Kamis (2/6) pagi tadi. Sementara ini, tercatat sebanyak 16 orang warga terluka dan dirawat di rumah sakit dan puskesmas.
Kepala BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Prinurdin menyebutkan, data sementara tersebut berdasarkan kondisi terakhir pukul 18.00 Wib. Ke 16 korban terdata di lima kecamatan yaitu Lengayang, Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Sutera dan Kecamatan IV Jurai.
Kecamatan Lengayang korban luka berjumlah lima orang yaitu Winarti (35 th), Susi 5 (th), Raka (3 th), Sasri (10 th), Iwar (36 th) dan Dina (28 th). Kemudian di Ranah Pesisir terdapat tiga orang luka-luka yaitu Nabila (6 th), Yono (11th), dan Selvia Adriati (13 th).
Di Kecamatan Linggo Sari Baganti juga terdata sebanyak tiga korban mengalami luka-luka yaitu Inang ujang (45 th), Edi (46 th) dan Syamsuardi (50 th). Selanjutnya di Kecamatan Sutera ada dua korban, Iwel (40) dan Rahmat Hidayat (25) serta di Kecamatan IV Jurai juga dua korban yaitu Doni (23) dan Leonardi Perdana (17).
“Semua korban sudah mendapatkan perawatan di RSUD M Zen, Puskesmas Lengayang, Puskesmas Balai Salasa, dan sebagian lagi dibawa ke dukun urut (pijat). Sejauh ini kami belum mendapat informasi ada korban meninggal dunia,” katanya.
Seperti diberitakan, gempa 6,5 SR mengguncang wilayah pesisir barat Pulau Sumatera pagi tadi. Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Gempa berpusat di 2.29 LS – 100.64 BT, 79 km arah barat daya Pesisir Selatan pada kedalaman 72 km. Gempa diprediksi dipicu aktifitas subduksi lempeng Indo Australia dan Lempeng Eurasia. (feb)






