
PADANG – Danau Cimpago di kawasan Purus IV, Kecamatan Padang Barat Kota Padang merupakan salah satu objek wisata yang belakangan sudah dikenal masyarakat. Namun, saat ini, kondisinya tidak layak disebut sebagai objek wisata lagi. Tempat itu sudah dijadikan sebagai lokasi untuk pembuangan sampah dan limbah oleh masyarakat sekitar dan sebagian pengunjung.
Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Kota Padang Azirwan mengatakan, Danau Cimpago terlihat kotor seperti ada unsur kesengajaan. Danau buatan itu dibiarkan kotor dan sangat memprihatinkan.
“Jika memang dalam hal ini yang mengelola adalah pihak Balai Sungai Provinsi, kenapa seperti tidak ada perhatian sama sekali, seperti ada pembiaran,” sebut Azirwan, Kamis (4/5) di ruang kerjanya.
Begitu juga halnya di kawasan Muaro Padang yang akan dijadikan kawasan Marina, sampai saat ini belum juga dilakukan pengerukan seperti yang sudah dijanjikan dari Februari 2016 lalu.
Dikatakan Azirwan, dulu pernah ada permainan sepeda bebek di Danau Cimpago, bahkan walikota pernah menaikinya. Namun, dengan tidak adanya pengelolaan yang baik serta kebersihan airnya, wahana permainan sepeda bebek itu hilang begitu saja.
Menurutnya , ketika pihak Balai Sungai tidak mampu untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan Danau Cimpago, bisa saja dicarikan pihak ketiga untuk mengelolanya. “Carikan investor untuk bisa mengelola danau buatan tersebut agar bisa diberdayakan menjadi wahana permainan wisata air tawar. Selain bermain di pantai, pengunjung juga bisa bermain wahana air tawar,” pungkasnya.
Ia menilai, saat ini pemerintah dan dinas terkait terlena dengan pembenahan – pembenahan dan jalur pedestrian di Pantai Padang sehingga melupakan Danau Cimpago. Padahal, jika dikelola dengan baik, tentu akan bisa menghasilkan pendapatan.
Sementara itu, Camat Padang Barat, Arfian mengatakan, setiap hari ada petugas yang melakukan pengecekan ke Danau Cimpago. Danau Cimpago juga terus dilakukan pembersihan oleh Dinas Lingkungan Hidup bersama sukarelawan dari Padang Barat.
“Mungkin danau itu terlihat kotor ketika pasang naik. Pintu air dibuka, maka sampah dari bandar bakali Purus itu masuk,” tampiknya.
Pihak kecamatan, katanya, selalu mengadakan pemantauan untuk kebersihan dan keamanan di daerah Pantai Padang, termasuk Danau Cimpago. ”Kami juga selalu mengimbau masyarakat tidak membuang sanpah sembarangan di area danau, dan menjaga kebersihan objek wisata,” ungkapnya. (baim)






