JAKARTA – Tren kematian Covid-19 di Indonesia terlihat lebih baik dari tingkat dunia. Karena di Indonesia, trennya cenderung menurun dibandingkan tingkat dunia.
“Dampak positif tersebut merupakan hasil dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilanjutkan PPKM tingkat desa dan kelurahan (Mikro) yang telah diterapkan,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Jumat (26/3/2021).
Meski demikian, katanya, Satgas Penanganan Covid-19 terus melakukan pemantauan terhadap perkembangannya di tingkat provinsi. Dalam empat pekan pemantauan, sejak 28 Februari – 21 Maret 2021, terdapat 16 dari 34 provinsi yang mengalami kenaikan pada pekan terakhir pemantauan. Sepuluh provinsi diantaranya mengalami kenaikan angka kasus kematian tertinggi.
Kenaikan tertajam di Kepulauan Riau dengan kenaikan 0,97 persen, diikuti Lampung 0,13 persen, Sulawesi Tengah 0,06 persen, Banten naik 0,06 persen, Jawa Barat naik 0,05 persen, Bali naik 0,04 persem. Kemudian di Maluku Utara naik 0,03 persen, Jawa Timur naik 0,03 persen, Gorontalo naik 0,02 persen dan Kalimantan Utara naik 0,02 persen.
“Dari 10 provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi ini, hanya terdapat 4 provinsi yang melaksanakan PPKM. Bahkan 4 provinsi tersebut tidak masuk dalam 3 besar. Oleh karena itu 4 provinsi ini harus berhasil menekan angka kasus kematian melalui pelaksanaan PPKM Mikro,” tegasnya.
Wiku merincikan 4 provinsi dimaksud yang melaksanakan PPKM Mikro diantaranya Banten, Jawa Barat, Jawa Timur dan Bali. Meski demikian, bagi provinsi lain yang tidak melaksanakan PPKM Mikro harusnya mencontoh pemberlakuan PPKM sebagai salah satu upaya dalam menekan angka kematian.
Melihat perkembangan tren kematian ini menunjukkan di tengah angka kematian dunia yang sedang mengalami kenaikan, kebijakan PPKM Mikro dapat menjaga Indonesia dari perkembangan kasus Covid-19 ke arah yang kurang baik. Termasuk kasus kematian pasien Covid-19. Dan melihat tren kasus sebelum pelaksanaan PPKM, provinsi di Pulau Jawa dan Bali selalu mendominasi kenaikan kematian mingguan di tingkat nasional.
Untuk itu, kondisi baik ini harus terus dipertahankan. Pelaksanaan PPKM di pekan ke-11 dan PPKM Mikro di pekan ke-7 harusnya dijadikan semangat untuk terus meningkatkan kolaborasi dan kerjasama seluruh unsur daerah, melalui posko tingkat desa dan kelurahan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas penanganan Covid-19.
“Dengan begitu angka kematian dapat semakin ditekan,” tutup Wiku. (Febry/*)







