Cuaca Tak Menentu, Petani Ikan Karamba Khawatir
  • Home
  • Agam
  • Cuaca Tak Menentu, Petani Ikan Karamba Khawatir

Cuaca Tak Menentu, Petani Ikan Karamba Khawatir

DSC00036

AGAM – Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat para petani ikan Keramba Jala Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjadi sangat khawatir.

Biasanya, dalam kondisi seperti ini,  mengakibatkan banyaknya ikan mati.  Cuaca dan angin yang tidak menentu menyebabkan  naiknya balerang dari dasar danau  lantaran kuatnya gelombang atau riak air di danau itu.

Salah seorang petani ikan, Firdaus, Senin (7/12) mengatakan, cuaca yang tidak menentu seperti ini, sangat mengkhawatirkan sekali bagi petani ikan, Hingga  saat ini para petani berupaya mengurangi pemasukan bibit untuk mengantisipasi kerugian besar bila terjadi bencana.  “Saya  mengurangi pakan ikan, dan benih ikan dalam KJA, Hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga saja,” ujarnya.

 Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, Ermanto, S.PI, M.Si, Senin (7/12) di Lubuk Basung, mengatakan, cuaca seperti saat ini, bercampur panas dan hujan, membahayakan keselamatan dalam KJA. Bahaya itu disebabkan perubahan suhu air danau secara mendadak dan naiknya balerang dari dasar danau. Karena itu, ia menghimbau petani ikan KJA meningkatkan kewaspadaan.

Ermanto menghimbau kepada petani ikan agar tidak menebar benih ikan sebanyak cuaca normal. dan juga mengurangi memberi pakan. Bila terlihat gejala kekurangan oksigen, cepat berikan pertolongan dengan memompakan udara segar menggunakan pompa. Bila kondisi semakin memburuk, lakukan panen secepatnya, bagi ikan yang sudah bisa dipanen. Bila ikan belum bisa dipanen, sebaiknya cepat dipindahkan ke lokasi yang aman, seperti kolam ikan.

“Para petani ikan di perairan Danau Maninjau sudah mengetahui apa yang mesti mereka lakukan, hanya saja terkadang mereka agak lalai, sehingga menimbulkan kerugian seperti yang telah terjadi sebelumnya,”tutupnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply