
PADANG – Sebanyak 200 personil Satpol PP Kota Padang akan diturunkan untuk melakukan pengamanan balimau di kawasan wisata dan tempat pemandian. Selain Pol PP, petugas SAR, BPBD, kepolisian,TNI serta Dinkes akan turut membantu. Di sisi lain, masyarakat dihimbau waspada melakukan balimau dengan cuaca tak menentu saat ini. Terutama bagi mereka yang balimau di aliran-aliran sungai dan pantai.
Seperti diketahui, sudah menjadi tradisi sehari sebelum masuknya bulan ramadhan 1437 H, masyarakat di Kota Padang dan sekitarnya memenuhi objek-objek pemandian untuk balimau. Balimau adalah membersihkan diri secara fisik dalam menyambut bulan suci ramadhan. Namun, banyak pro kontra terkait pelaksanaan balimau. Diperkirakan tradisi balimau akan membuat tempat – tempat pemandian dan objek wisata pantai di Kota Padang dipenuhi masyarakat, Minggu (5/6).
Kasat Pol PP Padang, Firdaus Ilyas mengatakan, untuk antisipasi dan pengamanan saat balimau, seluruh personel akan dipersiapkan mengawasi dan memantau segala aktifitas di lokasi pemandian dan objek wisata. “Personel akan disiagakan di sejumah titik bekerjasama dengan instansi terkait,” katanya kepada padangmedia.com, Jum’at (3/6).
Firdaus memperkirakan banyak masyarakat dari luar daerah yang akan datang ke lokasi objek wisata Pantai Padang. Apalagi, hari itu para pelajar juga sudah masuk masa libur sekolah.
Dari data yang ada, setidaknya terdapat sekitar 25 titik objek wisata yang kemungkinan dikunjungi masyarakat untuk melakukan balimau. Objek-objek wisata itu tersebar di 9 kecamatan dari 11 kecamatan yang ada di Kota Padang. Di antaranya terdapat di Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Padang Barat, Padang Selatan, Lubuak Bagaluang, Nanggalo, Bungus dan Lubuk Kilangan.
“Mengingat lokasi balimau banyak di daerah pantai dan aliran sungai, maka akan dilakukan pengamanan ekstra ketat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti korban hanyut. Apalagi saat ini cuaca tidak kondusif, sering turun hujan cukup lebat di sore hari,” ujarnya.
Firdaus Ilyas menambahkan, pihaknya tidak bisa melarang masyarakat untuk pergi balimau. Namun, ia menghimbau masyarakat agar tetap waspada.
“Bagi orangtua diminta menjaga anak – anak mereka dari berbagai ancaman karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu.Waspada melakukan kegiatan balimau, terutama di daerah aliran sungai dan pantai,” ungkap Kasatpol PP Padang itu. (baim)






