Covid-19 Sumbar: Kota Pariaman Masuk Zona Merah, Agam dan Padang Pariaman Turun ke Zona Oranye
  • Home
  • Berita
  • Covid-19 Sumbar: Kota Pariaman Masuk Zona Merah, Agam dan Padang Pariaman Turun ke Zona Oranye

Covid-19 Sumbar: Kota Pariaman Masuk Zona Merah, Agam dan Padang Pariaman Turun ke Zona Oranye

PADANG – Pekan ke- 31 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat, tiga daerah ditetapkan masuk zona merah, 14 daerah di zona oranye dan dua daerah di zona kuning. Tidak ada kabupaten dan kota yang berada di zona hijau.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Barat Jasman Rizal menyebutkan, penetapan zona tersebut oleh GTPP berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator.

“Berdasarkan data onset pada minggu ke 31 pandemi covid-19 di Sumatera Barat maka mulai tanggal 11 Oktober 2020 sampai tanggal 17 Oktober 2020, ditetapkan zona daerah,”sebut Jasman, Minggu (11/10/2020) pagi.

Status zona merah diberikan untuk daerah dengan risiko tinggi, zona oranye dengan risiko sedang dan zona kuning untuk risiko rendah.

Pekan lalu, empat kabupaten dan kota masuk zona merah, yaitu Kota Padang, Sawahlunto, Kabupaten Agam dan Padang Pariaman. Pekan ini, Agam dan Padang Pariaman turun ke level risiko sedang atau zona oranye sementara Kota Pariaman naik dari zona oranye ke zona merah. Sehingga pekan ini ada tiga kota berada di Zona Merah yaitu Kota Padang, Sawahlunto dan Pariaman.

Pergeseran status juga dialami Kabupaten Pasaman Barat dan Solok Selatan serta Limapuluh Kota. Pekan lalu, Pasaman Barat dan Solok Selatan berada di zona kuning, naik ke level risiko sedang atau zona oranye. Sementara Limapuluh Kota turun dari zona oranye ke zona kuning.

Sehingga daerah yang berstatus zona oranye pekan ini menjadi 14 kabupaten dan kota. Yaitu Kota Bukittinggi, Padangpanjang, Payakumbuh dan Kota Solok.

Kemudian Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Tanahdatar, Sijunjung, Pesisir Selatan dan Dharmasraya.

Sedangkan dengan naiknya Solok Selatan dan Pasaman Barat serta turunnya status Limapuluh Kota, maka daerah zona kuning tersisa dua daerah. Yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Limapuluh Kota.

Sementara itu, Jasman juga mengungkapkan, laporan sementara pemeriksaan sampel hari ini, terkonfirmasi positif 319 orang. Ditemukan sementara dari hasil pemeriksaan 3.148 sampel oleh tim labor Sumatera Barat sampai pukul 08.00 Wib.

“Laporan sementara dari pemeriksaan 3.148 sampel oleh tim labor di bawah pimpinan Dr Andani Eka Putra, sementara ditemukan 319 sampel terkonfirmasi positif,” terang Jasman.

319 sampel positif tersebut, rincinya, berasal dari 15 kabupaten dan kota. Dari Kota Padang sementara tercatat terjadi lonjakan yaitu 213 orang.

Kabupaten Dharmasraya juga terjadi lonjakan kasus positif, 29 orang. Dari Kabupaten Agam sementara ditemukan lagi 19 orang, Kota Bukittinggi 9 orang dan Kota Solok juga 9 orang.

Dari Kabupaten Padang Pariaman sementara ditemukan 8 orang, Kota Padangpanjang 7 orang. Selanjutnya dari Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Sijunjung masing – masing 6 orang.

Dari Kabupaten Kepulauan Mentawai 4 orang. Kota Pariaman dan Kabupaten Tanahdatar masing – masing 3 orang. Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Sawahlunto dan Kota Payakumbuh masing – masing 1 orang.

“Untuk rincian dan perkembangan lebih lanjut akan diumumkan nanti sore,” tutup Jasman. *

(Febry)

Berita Terkait

Leave a Reply