Covid-19 Sumbar, Kota Padang Bertambah Tujuh Orang, Agam Lima Orang
  • Home
  • Berita
  • Covid-19 Sumbar, Kota Padang Bertambah Tujuh Orang, Agam Lima Orang

Covid-19 Sumbar, Kota Padang Bertambah Tujuh Orang, Agam Lima Orang

PADANG – Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyampaikan penambahan 13 kasus positif baru Covid-19 hari ini (Selasa, 4/8/2020). Dari 13 kasus tersebut, 7 orang berasal dari Kota Padang dan 5 orang dari Agam serta 1 orang dari Padang Pariaman.

“Sehingga total warga Sumbar terkonfirmasi positif Covid-19 sampai hari ini sudah 987 orang,” kata Jasman, Selasa sore.

Hari ini, juga ada tiga orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali konversi negatif.

Dengan pertambahan tersebut, total kasus positif Covid-19 di Kota Padang saat ini menjadi 687 orang. Dari jumlah tersebut, sudah dinyatakan sembuh sebanyak 535 orang (77 persen). Sementara meninggal dunia tercatat 26 orang (3,9 persen). Berdasarkan status zona, Kota Padang saat ini berstatus orange.

Sementara Kabupaten Agam, dengan penambahan 5 kasus baru, maka total positif di daerah tersebut menjadi 33 orang. Dari jumlah tersebut sebanyam 20 orang sudah dinyatakan sembuh. Daerah tersebut berstatus zona kuning.

Kemudian Kabupaten Padang Pariaman, total positif sampai hari ini menjadi 26 orang. Sudah dinyatakan sembuh sebanyak 21 orang dan 1 orang meninggal dunia. Padang Pariaman berstatus zona kuning.

Berikut rincian kasus positif Covid-19 hari ini:

I. Kota Padang 7 orang:

  1. Laki – laki 38 tahun, warga Batang Arau, tenaga kesehatan. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
  2. Laki – laki 43 tahun, warga Alai Parak Kopi, anggota Polri. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RS Bhayangkara.

  3. Laki – laki 40 tahun, warga Pasar Ambacang, ASN. Terinfeksi karena pulang dari Palembang tanggal 17 Juli 2020. Penanganan isolasi mandiri sementa.

  4. Laki – laki 29 tahun, warga Ulak Karang Utara, kontraktor. Terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Jakarta tanggal 24 Juli 2020. Penanganan isolasi mandiri sementara.

  5. Laki – laki 30 tahun, warga Ulak Karang Utara, pekerjaan swasta. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

  6. Laki – laki 69 tahun, warga Ulak Karang Utara, pekerjaan swasta. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

  7. Laki – laki 28 tahun, warga Kuranji, pekerjaan swasta. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

II. Padang Pariaman

  1. Laki – laki 24 tahun, warga Ulakan Tapakis, pekerjaan pegawai. Terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 2 Agustus 2020. Penanganan isolasi mandiri sementara.

III. Kabupaten Agam

  1. Laki – laki 77 tahun, warga IV Koto, pekerjaan swasta. Terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Padang tanggal 22 Juli 2020. Dirawat di RS Achmad Mochtar.
  • Laki – laki 46 tahun, warga IV Koto, pekerjaan Swasta. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Dirawat di RS Achmad Mochtar.

  • Perempuan 63 tahun, warga IV Koto, status IRT. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Dirawat di RS Achmad Mochtar.

  • Perempuan 19 tahun, warga IV Koto, mahasiswi. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Dirawat di RS Achmad Mochtar.

  • Perempuan 39 tahun, warga IV Koto, status IRT. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Dirawat di RS Achmad Mochtar.

  • Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh hari ini sebanyak 3 orang. Rinciannya:

    1. Laki – laki 25 tahun, warga Ganting Kota Padang, pekerjaan TNI. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Pasien Semen Padang Hospital.

    2. Perempuan 15 tahun, warga Sungai Kamuyang, Limapuluh Kota, status pelajar. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM.

    3. Perempuan 28 tahun, warga Kampung Jawa Kota Pariaman, pekerjaan Tata Usaha. Diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Dinkes Kota Pariaman.*

    Berita Terkait

    Leave a Reply