
PESSEL – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kodim 0311/Pessel di Nagari Lakitan Tengah Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (13/11) telah selesai dilaksanakan. Di balik kepulangan para tentara kembali ke kesatuannya besok, masyarakat menyimpan banyak cerita.
Warga yang sempat memberikan kesempatan rumahnya sebagai tempat menginap TNI mengaku merindukan para pasukan berseragam hijau itu.
“Suasana di rumah tiba-tiba akan menjadi sunyi, terutama anak-anak merindukan para tentara yang sudah dianggap seperti keluarga sendiri,” ujar Nurbianti, warga Kampung Air Kalam, Senin (12/11).
Nurbianti mengatakan, banyak kenangan membahagiakan keluarganya bersama para anggota TNI. Apalagi, ketika sedang masak.
“Biasanya, kalau bapak sudah dekat mau pulang dari kegiatan mancing, anak-anak dan tentara menunggu di dapur untuk membakar ikan hasil tangkapan,” ujarnya.
Katanya, kehadiran para tentara ke kampungnya bagaikan pembawa keceriaan di tengah kesunyian. Keakraban yang dibalut dengan canda tawa telah membakar semangat masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI.
“Anak-anak desa kami sebagian besar bercita-cita ingin jadi tentara,” ujarnya.
Begitu juga dengan Rony Saputra, Wali Kampung Air Kalam yang terkenal aktif bersama dengan para TNI dalam kegiatan TMMD. Meski mengaku sedih karena kampungnya kembali sunyi setelah kepergian para pasukan, ia mengaku bangga.
“Saya bangga dengan hasil karya para bapak-bapak TNI,” ujarnya.
Rony berharap agar kegiatan TMMD kembali dilaksanakan di Nagari Lakitan, khususnya Kampung Air Kalam pada tahun-tahun mendatang, bekerjasa dengan pemerintah daerah membangun desa tertinggal.
“Meski itu tinggal anak dan cucu yang bersama-sama dengan mereka membangun daerah,” ujarnya. (ers)






