PADANG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kinerja sektor perbankan positif di tahun 2025. Total asset perbankan pada posisi Desember 2025 adalah sebesar Rp85,37 triliun atau tumbuh sebesar 1,64 persen year on year (yoy).
Kepala Perwakilan OJK Sumatera Barat Roni Nazra menyebutkan, secara umum kinerja sector jasa keuangan menunjukkan kinerja positif dan memberikan kontribusi strategis bagi perekonomian daerah.
“Kinerja sektor jasa keuangan berkinerja positif, untuk perbankan memiliki total asset Rp85,37 triliun per Desember 2025 atau tumbuh 1,64 persen yoy,” kata Roni dalam temu wartawan di Padang, Jumat (6/2/2026).
Dia menerangkan, total penyaluran kredit perbankan di Sumatera Barat tahun 2025 mencapai Rp73,86 triliun atau tumbuh sebesar 0,68 persen yoy. Sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp58,98 triliun atau tumbuh 5,09 persen yoy.
“Untuk risiko kredit atau non performing loan (NPL) terdapat sedikit peningkatan dibanding tahun sebelumnya 2,10 persen menjadi 2,67,” ujar Roni.
Dia menambahkan, dari total kredit yang tersalurkan di tahun 2025 tercatat sekitar Rp31,06 triliun atau 42,06 persen untuk pelaku UMKM. Namun tahun 2025 penyaluran kredit terkontraksi sebesar 1,41 persen yoy. F







