
DHARMASRAYA- Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan terus memacu pencapaian target vaksinasi. Seluruh Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dioptimalkan untuk memberikan pelayanan vaksinasj Covid-19.
Hingga Jumat (22/10/2021), total 80.266 orang telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama dari berbagai kelompok usia di daerah itu. Jumlah tersebut setara 44,8 persen dari target 179.257 orang. Sementara untuk dosis kedua sudah mencapai 48.861 orang atau 27,3 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Defina menyebutkan, pihaknya menjadwalkan pelayanan vaksinasi Covid-19 di seluruh Puskesmas yang ada di daerah itu. Selain itu, pelayanan juga dilakukan di sekolah, kantor wali nagari dan tempat lainnya.
“Sampai saat ini, capaian vaksinasi sudah 44,8 persen dari target untuk dosis pertama dan 27,3 persen untuk dosis kedua. Pelayanan vaksinasi dibuka di seluruh Puskesmas. Juga dilakukan di kantor wali nagari, sekolah dan lainnya,” ungkap Defina.
Dia menyebutkan, untuk memudahkan warga mendaftarkan diri mendapatkan vaksinasi, bisa dengan menghubungi kepala jorong di wilayah tempat tinggal masing-masing.
Dia mengimbau masyarakat usia 12 tahun hingga lanjut usia untuk segera mendapatkan pelayanan vaksinasi di Puskesmas di tempat tinggal masing-masing.
“Warga yang ingin divaksin bisa menghubungi kepala jorong masing-masing dan mendatangi tempat pekayanan vaksinasi,” sebutnya.
Defina melanjutkan, pihaknya terus menginformasikan kepada masyarakat mengenai jadwal pelayanan vaksinasi di seluruh Puskesmas. Baik disampaikan langsung kepada masyarakat maupun diunggah melalui media sosial.
“Hal itu dilakukan agar memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai tempat dan waktu pelayanan vaksinasi,” ujarnya.
Capaian vaksinasi di Kabupaten Dharmasraya per tanggal 22 Oktober 2021, total sasaran 179.257 orang. Untuk kelompok SDM Kesehatan, dari target 1.450 orang realisasi mencapai 1.810 orang dosis pertama (124,8 persen) dan 1.742 orang dosis kedua (129,1 persen). Kemudian untuk dosis ketiga atau booster sebanyak 1.331 orang (91,8 persen).
Kemudian, untuk kelompok petugas publik, total sasaran 14.942 orang, realisasi mencapai 18.522 orang atau 124,8 persen dosis pertama. Kemudian yang sudah dosis kedua sebanyak 10. 688 orang atau 71,8 persen.
Selanjutnya untuk kelompok lanjut usia target sebanyak 14.734 orang. Vaksin dosis pertama 4.641 orang (31,5 persen dan dosis kedua 2.601 orang (17,7 persen).
Target tertinggi di kelompok masyarakat umum dan rentan yaitu sebanyak 124.087 orang. Dari jumlah tersebut sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 38.808 orang dan dosis kedua 25.229 orang.
Kelompok usia remaja 12 sampai 17 tahun ditargetkan sebanyak 24.044 orang. Dari jumlah tersebut sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama sebanyak 16.489 orang dan dosis kedua 8.601 orang.
Defina mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk segera mendapatkan vaksinasi Covid-19 di tempat pelayanan yang sudah disediakan. Dia menyebutkan, vaksinasi merupakan upaya untuk meningkatkan ketahanan tubuh dan membentuk kekebalan kelompok terhadap virus corona.
“Ayo segera mendapatkan vaksinasi agar terbentuk imun tubuh dan kekebalan kelompok melawan pandemi Covid-19. Vaksin aman dan merupakan upaya membentengi diri dari risiko buruk jika terpapar Covid-19,” sebutnya.
Meski demikian, Defina mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 belum hilang. Memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan merupakan upaya pencegahan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Tetap patuhi protokol kesehatan agar tidak terjadi ledakan kasus positif secara tidak diduga karena pandemi Covjd-19 belum berakhir,” tutupnya.
Sementara itu, data Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya hingga hari ini total kasus positif Covid-19 di daerah itu tercatat sebanyak 2.620 orang. Tidak ada penambahan kasus positif baru.
Kemudian dari jumlah kumulatif positif tersebut, sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.545 orang dan kasus meninggal sebanyak 71 orang. Saat ini, kasus positif aktif tersisa empat orang. Rinciannya, satu orang menjalani karantina di Provinsi Papua dan tuga orang lainnya isolasi mandiri di Dharmasraya. (Pebri)






