Bupati Pasaman Launching Gerakan Orang Tua Bacakan Buku Pada Anak
  • Home
  • Berita
  • Bupati Pasaman Launching Gerakan Orang Tua Bacakan Buku Pada Anak

Bupati Pasaman Launching Gerakan Orang Tua Bacakan Buku Pada Anak

PASAMAN – Sebanyak 1.300 anak usia dini di Kabupaten Pasaman menghadiri launching gerakan nasional orang tua membacakan buku (Gernas Baku) kepada anak di GOR Tuanku Rao, Lubuksikaping, Kamis (3/5)/

Pencanangan gerakan membacakan buku (Gernas Baku) kepada anak bertujuan untuk mempererat hubungan sosial-emosi antara orang tua dan anak, menumbuhkan minat baca anak sejak dini dalam pembentukan karakter anak ke arah lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pasaman Yusuf Lubis bersama Wabup Atos Pratama, Ketua Himpaudi Ny Mira dan beberapa orang Kepala OPD didaulat membacakan buku selama 10 menit kepada sejumlah anak.

Ketua I Himpaudi Kabupaten Pasaman, Mira Atos Pratama mengatakan, pendidikan anak usia dini merupakan tolok ukur bagi masa depan anak Indonesia. Gernas Baku bertujuan untuk menumbuhkan minat baca anak sejak dini.

“Ini program nasional, untuk itu harus sama-sama kita sukseskan. Ayah bunda, wajib membacakan buku anak-anaknya,” katanya.

Orang tua, katanya, harus menjadi contoh suri tauladan bagi anak dalam keluarga. Sebab, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak.

“Puncak gernas baku ini dilaksanakan pada 5 Mei dimana, seluruh orang tua wajib membacakan buku kepada anak-anak di seluruh lembaga PAUD,” katanya.

Dia mengatakan, Himpaudi sangat konsen pada peningkatan kompetensi guru PAUD. Kesejahteraan pendidik PAUD, katanya, perlu diperhatikan bersama. Sejauh ini, insentif guru PAUD sangat jauh dari kata sejahtera.

“Kita meminta pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan para pendidik PAUD ini. Demikian pula bagi walinagari, kami meminta agar insentif guru PAUD diberikan tepat waktu. Sebab, guru PAUD adalah pejuang pendidikan,” tukasnya.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, bahwa Pemkab setempat sangat menaruh perhatian besar terhadap pendidikan usia dini. Demikian pula dengan kesejahteraan para guru PAUD tersebut.

“Insentif Guru PAUD saat ini memang baru Rp350 ribu per bulan. Saya berjanji, insentif guru PAUD ini akan kita tingkatkan di masa yang akan datang. TAPD, saya minta ini segera dibahas, segera rumuskan agar insentif guru Paud ini dapat ditambah,” ujarnya.

Gernas Baku, kata Yusuf Lubis, merupakan gerakan orang tua membacakan buku kepada anak. Ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca anak sedari dini dan untuk lebih mempererat hubungan sosial emosional orang tua dan anak.

Dia juga mengajak, semua pihak harus menyukseskan gerakan nasional membacakan buku kepada anak, khususnya bagi orang tua. Gerakan ini, kata dia, momentum awal terciptanya generasi yang suka dan gemar membaca buku.

“Himbauan saya kepada seluruh orang tua khususnya ASN, mari kita galakkan membacakan buku kepada anak-anak kita. Mulai lah dari rumah mengajarkan kebiasaan baik dan pembentukan akhlak anak,” katanya. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply