
PADANG- Biro Pemberitaan Sekretariat Jenderal (Setjen) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengunjungi Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Barat, Jumat (8/10/2021). Kunjungan tersebut dalam rangka peningkatan kinerja dan profesionalitas dalam pemberitaan DPR RI media massa dan media sosial.
Kepala Bagian Media Cetak dan Medsos Biro Pemberitaan Setjen DPR RI M. Irfan bersama rombongan diterima Sekretaris DPRD Provinsi Sumbar, Raflis didampingi beberapa orang Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagian Humas, Protokol dan Publikasi Dahrul Idris.
“Kunjungan ini kami maksudkan sebagai rangka menggali dan mempelajari strategi pemberitaan atau publikasi lembaga untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi Biro Pemberitaan Setjen DPR RI,” kata Irfan.
Masukan dan saran konstruktif dari hasil kunjungan, ujarnya, akan dijadikan sebagai acuan untuk meningkatkan kinerja ke arah yamg lebih baik. “Bagaimana pelayanan dan fasilitasi pemberitaan media massa dan sebagainya, kami ingin menggali strategi dari Sumbar,” ucapnya.
Sekretaris DPRD Provinsi Sumbar, Raflis merespon positif kunjungan Setjen DPR RI tersebut. Menurutnya, kunjungan itu menjadi diskusi untuk saling berbagi strategi pelaksanaan tupoksi.
“Kunjungan ini tentunya sekaligus menjadi pencerahan bagi Sekretariat DPRD Sumbar karena terjadi diskusi saling berbagi strategi,” sebutnya.
Raflis memaparkan, apa yang dirasakan baik dalam pelaksanaannya di DPRD Sumbar disampaikan ke Setjen DPR RI, sementara tentu lebih banyak hal baik yang dibawa ke Sumbar yang bisa dipetik untuk diterapkan,” lanjutnya.
Raflis mengungkapkan, untuk pemberitaan media, hampir seluruh media massa yang ada di Sumbar menempatkan wartawannya untuk meliput kegiatan DPRD. Sehingga intensitas pemberitaan kegiatan kedewanan cukup tinggi.
“Publikasi merupakan kebutuhan lembaga DPRD sehingga kami di sekretariat membangun komunikasi dan kemitraan yang intens dengan insan pers,” katanya.
Mendapat masukan dari Biro Pemberitaan Setjen DPR RI, Raflis mengakui akan mendalami untuk diterapkan dalam rangka peningkatan kinerja. Intensitas dan kualitas publikasi akan terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi program dan kegiatan. (Febry)






